BMKG: Suhu Udara Indonesia Masih Normal
Rabu, 01 Jul 2026, 19:30 WIBJAKARTA â BMKG memastikan peluang gelombang panas seperti yang melanda Eropa masih sangat kecil terjadi di Indonesia. Kondisi geografis Indonesia menjadi faktor utama yang membedakan karakter cuaca.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan suhu udara di Indonesia masih berada pada kisaran normal musim kemarau. Suhu siang umumnya berkisar 33 hingga 36 derajat Celsius.
"Kita biasanya rentangnya kira-kira dari sekarang di pertengahan tahun seperti musim kemarau ini. Sekitar 33 hingga 34 ada wilayah-wilayah yang sampai 35 dan 36 gitu,â kata Ardhasena, Rabu (1/7).
Menurut dia, Indonesia dikelilingi lautan yang membantu menahan lonjakan suhu ekstrem. Kondisi tersebut berbeda dengan wilayah Eropa yang sedang mengalami gelombang panas.
"Saat ini masih kecil peluangnya kita mengalami lonjakan yang begitu drastis, alasannya karena kita dikelilingi banyak lautan dengan gelombang-gelombang tinggi. Gelombang-gelombang tinggi ini yang menjadi penyangga atau buffer mencegah terjadinya lonjakan temperatur yang tinggi seperti sekarang yang terjadi di Eropa,â kata dia.
Meski bukan gelombang panas, masyarakat tetap dapat merasakan cuaca terik saat musim kemarau. Suhu tinggi umumnya terjadi pada siang hari dan kembali menurun menjelang malam.
Ia menjelaskan salah satu ciri gelombang panas adalah suhu malam yang tetap tinggi. Kondisi itu belum terjadi di Indonesia.
"Ada karakteristik lain juga yang menjadi ciri dari gelombang panas yaitu temperatur malamnya itu tidak turun. Sementara di kita setelah sore kan temperatur itu turun, yang memungkinkan kita untuk merecover diri,â ujar dia.
BMKG juga mencatat kenaikan suhu rata-rata Indonesia sekitar 0,3 derajat Celsius setiap sepuluh tahun. Kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena dipengaruhi kelembapan udara yang tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat menjaga hidrasi, memakai pelindung kepala, dan membatasi aktivitas luar ruangan saat cuaca terik. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas. ils/I-1
- Gelombang Panas
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Minggu, SIM Keliling Polda Metro Jaya Hanya Buka di Dua Lokasi
-
BMKG Prakirakan Sejumlah Kota di Indonesia Berpotensi Hujan pada Kamis Ini
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
Hadapi Kemarau Ekstrem, Petani Jepang Beralih ke Varietas Padi Tahan Panas
-
Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000/Gram, Naik Rp31.000
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Rabu (9/9)
-
Cuaca Sabtu: BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Besar Diselimuti Awan Tebal.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.