Menko IPK AHY Ajak Generasi Muda Pahami Tren Global untuk Kontribusi Membangun Bangsa

Senin, 25 Mei 2026, 20:15 WIB

TANGERANG SELATAN, BANTEN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong generasi muda untuk memahami tren global dan krisis iklim sebagai kontribusi dalam membangun bangsa.

"Saya mengajak generasi muda untuk benar-benar memahami dinamika dunia saat ini dan ke depan. Banyak tren global yang harus kita antisipasi dan mitigasi bersama, mulai ketegangan geopolitik yang juga menyebabkan konflik, bahkan perang di dunia berdampak pada sektor energi, pangan dan perdagangan antar bangsa," kata Agus Harimurti di Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5).

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan kepada awak media di Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5). — Sumber: ANTARA/Azmi Samsul M

Ia mengatakan melalui pemahaman sebuah isu global dan krisis iklim, generasi muda bangsa diharapkan dapat mendukung perbaikan kualitas hidup melalui pendidikan yang berkualitas.

"Kita juga tahu bahwa hari ini bumi kita terus mengalami ancaman sekaligus kerentanan yang serius terhadap segala dampak dari perubahan iklim, krisis iklim, maupun pemanasan global," katanya.

Dia menambahkan, sebagai bangsa yang ingin bertahan menghadapi tantangan global, harus bisa mengungguli semua lini hingga menjadi bangsa pemenang. Bila saat ini pemerintah ingin mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi, lantaran kesejahteraan rakyat harus diletakkan pada prioritas yang pertama dan utama.

"Tapi juga secara bersamaan, kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak menyebabkan kerugian dan kerusakan bumi dan lingkungan kita. Karena dampaknya serius, nyata, hari ini dan lebih buruk lagi untuk anak cucu kita," paparnya.

Menurut Agus Harimurti, sektor kesehatan juga penting untuk meningkatkan kesejahteraan, serta mengentaskan kemiskinan dan juga ketimpangan sosial. Kendati, masyarakat semakin dibangun kualitas hidupnya melalui pendidikan yang berkualitas.

"Oleh karena itu, memahami ini semua, tidak ada kata lain selain menyiapkan generasi yang unggul. Sumber saya manusia (SDM) sangat penting. Kalau sumber saya manusia kita unggul dan memiliki integritas yang baik, maka itu semua bisa diolah dan digunakan semaksimal mungkin untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya," kata dia. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.