“Blackout” Sumatra Membuat Toko Oleh-oleh Sepi Pengunjung
Sabtu, 23 Mei 2026, 17:30 WIBBANDA ACEH - Pemilik toko oleh-oleh di Banda Aceh, Liya, mengaku penjualan tokonya terdampak pemadaman listrik total (blackout) semalaman di wilayah Sumatra. Ia menyebut kondisi tokonya sepi pengunjung meskipun jalanan sekitar tetap ramai dipenuhi masyarakat pada malam pemadaman.
âTerdampak kali, apalagi bagi kami yang jualan ya, terutama bagi saya yang enggak ada gensetnya. Dampak sangat, orang ramai di jalan, tapi di toko saya enggak ada orang,â ujar Liya di tokonya di Banda Aceh, Sabtu (23/5).
Liya mengatakan tokonya mengalami pemadaman listrik sejak waktu Magrib hingga kembali menyala ketika Subuh. Menurutnya kerugian selama pemadaman tersebut mencakup waktu berjualan, material usaha, serta berkurangnya pengunjung toko secara signifikan.
âDari hampir Magrib lah kira-kira, Subuh tadi baru hidup. Waktu, material, semua (terdampak),â kata Liya.
Ia sendiri mengaku tetap membuka toko ketika pemadaman berlangsung, meskipun pengunjung sulit melihat kondisi ruangan toko. Liya menyebut tokonya belum memiliki genset sehingga aktivitas penjualan menjadi terganggu selama pemadaman listrik berlangsung.
Ia mengatakan pemadaman listrik sebenarnya tidak terlalu sering terjadi, tetapi terkadang berlangsung cukup lama sebelumnya. Menurut Liya, pemadaman sebelum kejadian semalam biasanya hanya berlangsung beberapa jam dan tidak terjadi semalaman.
Liya menilai pelaku UMKM paling terdampak pemadaman listrik karena banyak usaha kecil belum memiliki genset pribadi. Ia berharap pemerintah dapat mencegah pemadaman listrik kembali terjadi agar aktivitas masyarakat dan usaha berjalan normal.
âPaling terdampak, karena di sini kan jarang mati lampunya, karena kita pusat kota ya, jadi jarang mati lampunya. Jadi untuk, untuk terpikir beli genset itu, alah nanti nanti nanti, ya jadi pas mati kayak gitu,â ucap dia.
Gangguan besar pada jaringan kelistrikan Sumatra Bagian Utara atau Sumbagut terjadi Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB, 22 Mei 2026. Dampak gangguan tersebut menyebabkan pemadaman listrik meluas di sejumlah daerah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau.
Pemadaman listrik tersebut sempat menghambat berbagai aktivitas masyarakat, terutama penggunaan jaringan internet dan penerangan rumah pada malam hari. Selain itu, kegiatan usaha masyarakat juga mengalami gangguan akibat terhentinya pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Utang Whoosh Masuk Kemenkeu, Skema Pembayaran Masih Jadi Teka-teki
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
Adelaide Jadi Balapan Pusat Kota Pertama MotoGP di 2027
-
Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu
-
Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang
-
PBNU Didorong Perkuat Politik Kebangsaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.