Gempa M5,9 Guncang Manado Jumat Pagi, Dipicu Aktivitas Lempeng Laut Maluku
Jumat, 22 Mei 2026, 11:27 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku telah memicu gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,9 yang mengguncang wilayah Kota Manado - sekitarnya pada Jumat (22/5) pagi.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Jumat, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 08.05.09 WIB dan hasil pemodelan matematis menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,17° LU dan 126,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 kilometer arah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 38 kilometer.
Wijayanto menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa struktur patahan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Berdasarkan laporan tingkat guncangan, dampak gempa bumi ini dirasakan nyata di daerah Pulau Batang Dua dengan skala intensitas III-IV MMI, di mana pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah.
Guncangan juga meluas hingga ke daerah Sofifi, Halmahera Barat, Tidore, dan Kota Manado dengan skala intensitas II-III MMI, berupa getaran yang dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk besar yang sedang berlalu.
Setidaknya pada pukul 08.20 WIB, hasil monitoring yang dilakukan oleh sistem BMKG belum menunjukkan adanya tanda-tanda aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat di wilayah sekitar untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh guncangan, serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
-
PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
-
Tinggalkan Phillip Island, MotoGP Gelar Balapan Jalan Raya Perdana di Adelaide
-
Bantu Penanganan Pasca Gempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.