Kunci Pertumbuhan Ada di Daerah, Menteri PPN Soroti Pentingnya Potensi Lokal
Jumat, 24 Apr 2026, 22:50 WIBBENGKULU â Pembangunan berbasis potensi daerah merupakan pendekatan yang menekankan pemanfaatan keunggulan lokal sebagai motor pertumbuhan ekonomi.
Dengan menggali sektor unggulanâbaik sumber daya alam, pariwisata, maupun ekonomi kreatifâdaerah dapat menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi sekaligus mengurangi ketergantungan pada pusat.
Strategi ini juga mendorong terciptanya struktur ekonomi yang lebih inklusif karena melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku utama.
Namun, keberhasilan pendekatan ini sangat bergantung pada kualitas perencanaan dan kapasitas kelembagaan daerah.
Tanpa pemetaan potensi yang akurat dan dukungan infrastruktur memadai, pembangunan berisiko tidak optimal atau bahkan salah arah.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi krusial, disertai penguatan inovasi serta akses pasar agar potensi lokal tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional maupun global
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pembangunan nasional harus merata dan berbasis pada potensi unggulan setiap daerah.
"Saya hadir untuk memastikan ada kesamaan visi dan pandangan, kesamaan yang nantinya menjadikan Indonesia merdeka, adil dan makmur," kata Menteri PPN/ Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Bengkulu, Jumat (24/4).
Menurut dia, Bengkulu memiliki komoditas potensial yakni kopi yang bisa menjadi unggulan daerah. Tidak hanya kopi saja, tetapi juga ada sumber daya alam lain seperti kelautan dan mineral yang dapat dikembangkan melalui hilirisasi.
Dia menjelaskan bahwa penguatan keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif sangat penting agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
"Dan kalau kita bisa melakukan hilirisasi yang punya basis keunggulan komparatif yang kuat dan nanti bisa dibawa menjadi keunggulan kompetitif yang kuat melalui peran perguruan tinggi maka kita akan unggul," kata dia.
Menteri Rachmat Pambudy juga menekankan peran perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya sumber daya manusia unggul yang akan mendukung pembangunan daerah.
Dia optimistis dengan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, daerah, dan perguruan tinggi, dapat berkembang dan berkontribusi dalam kemajuan Indonesia di kancah dunia.
Selain itu, dia menekankan pembangunan tidak hanya berpusat di Pemerintah Pusat, tetapi harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia dari Aceh hingga Papua.
"Pembangunan itu bukan hanya di pusat, di kantor presiden, pembangunan itu harus dari Aceh sampai Papua. Saya pun mencoba hadir di daerah-daerah yang membutuhkan, sangat membutuhkan. Hadir supaya ada kesamaan visi, pandangan," ujarnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sate Maranggi Mbah Goen Jadi Magnet Wisata Baru, Dongkrak Ekonomi Desa Cipayung Bekasi
-
Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Apel Halalbihalal Idul Fitri 1447 H/2026
-
Hizbullah Sebut AS Ingin Kuasai Timur Tengah
-
Dosen FEB UI Raih Penghargaan Asia Marketing Journal Best Paper Award
-
Pemkab Kudus Memastikan Tidak Naikkan PBB meskipun NJOP Disesuaikan Harga Pasar
-
Film Baru "Lord of the Rings" Sedang Digarap, Viggo Mortensen Tak Lagi Perankan Aragorn
-
Tempat wisata Rumah Marga Tjhia di Singkawang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.