Presiden Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Tindak Tambang Ilegal di Hutan Indonesia
Jumat, 17 Apr 2026, 10:50 WIBJAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera menindak tambang-tambang ilegal yang beroperasi di kawasan hutan Indonesia.
Perintah itu diberikan oleh Presiden setelah Menteri ESDM memberikan laporan mengenai evaluasi sejumlah izin usaha pertambangan (IUP) ilegal yang beroperasi di kawasan hutan, termasuk hutan-hutan lindung.
âAda di hutan lindung, ada di hutan konservasi, ada kemudian di cagar alam, dan beberapa IUP yang di dalam kawasan hutan, tadi kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, karena saya dikasih waktu satu minggu. Satu minggu berarti sudah satu minggu, minggu kemarin dan minggu ini,â kata Bahlil selepas menghadap Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4).
Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana, Jakarta, pada Rabu (8/4) minggu lalu, memberikan waktu satu minggu kepada Menteri ESDM untuk mengevaluasi kembali sejumlah IUP yang diyakini ilegal, karena banyak dari lahan tambang itu beroperasi di kawasan hutan, termasuk hutan-hutan lindung.
âSaya sudah melaporkan (kepada Presiden, red.), dan InsyaAlah hasilnya juga baik, dan sudah saya mendapatkan arahan teknis untuk segera saya akan melakukan eksekusi lebih lanjut,â ujar Bahlil.
Sekretariat Presiden dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, menjelaskan langkah tegas pemerintah itu menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan nasional, yang tidak hanya memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang baik, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan.
âDengan penataan IUP yang lebih disiplin dan terukur, pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpihak pada kepentingan bangsa, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,â demikian siaran resmi Sekretariat Presiden RI.
Dalam Rapat Kerja Pemerintah minggu lalu, Presiden Prabowo menyoroti adanya ratusan izin tambang yang dicurigai ilegal.
âJadi, ini ada sekian ratus. Menteri ESDM segera evaluasi! Kalau tak jelas, cabut semua itu! Kita sudah tak ada waktu untuk terlalu kasihan, tak ada kasihan sekarang. Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,â kata Presiden Prabowo saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana minggu lalu.(*)
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Telan Korban Jiwa, Bupati Sumbawa Pastikan Aktivitas Tambang Ilegal Disetop
-
40 Tahun Kahitna, Yovie Widianto Sebut Kesetiaan Soulmate Jadi Kunci Perjalanan Panjang
-
Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!
-
Karnaval Budaya untuk Memperingati HUT RI di Distrik Kurik
-
TIM SAR Gabungan Berhasil Temukan Dua Pendaki Tersesat di Gunung Jantan
-
Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Sementara Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Bantuan untuk 100 Keluarga Berisiko Stunting di Talaud
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.