Badai Siklon Terjang New Zealand
📅 Senin, 13 Apr 2026, 04:44 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSYDNEY – Badai siklon Vaianu yang menerjang Pulau Utara di New Zealand pada Minggu (12/4) telah memicu banjir, pemadaman listrik, dan memaksa ratusan orang untuk mengungsi.
Siklon tersebut melintasi pantai dekat Semenanjung Maketu, membawa angin kencang yang merusak dengan kecepatan melebihi 130 km/jam, hujan lebat, dan gelombang besar, kata dinascuaca nasional, MetService.
Pihak berwenang telah menetapkan beberapa wilayah dalam status darurat dan mengeluarkan peringatan badai tingkat “merah” yang hanya diperuntukkan bagi peristiwa cuaca paling ekstrem.
“Siklon tersebut bergerak menuju pinggiran Pulau Utara, sehingga Auckland, kota terpadat di negara itu, terhindar dari kondisi terburuk,” kata Menteri Penanganan Darurat Mark Mitchell. Namun, angin dan gelombang yang lebih kuat masih diperkirakan terjadi setelah siklon tersebut mencapai daratan pada siang hari.
Kombinasi antara air pasang tinggi di siang hari dan gelombang besar akibat badai dapat memicu banjir di daerah pesisir, Mitchell memperingatkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Siklon tersebut telah memaksa ratusan warga untuk mengungsi dan memutus aliran listrik ke 5.000 rumah, dengan listrik telah pulih di sekitar 2.000 rumah, kata Mitchell. Anggota tentara dan alat berat juga telah dikerahkan untuk membantu evakuasi.
Sementara itu maskapaiAir New Zealand menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membatalkan lebih dari 90 penerbangan, terutama dari bandara-bandara regional di Pulau Utara.
“Penerbangan domestik dan internasional beroperasi sesuai jadwal, meskipun ada beberapa keterlambatan karena kondisi cuaca,” kata maskapai tersebut. SB/CNA/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!