Foto: Ratusan Warga Semarang Masih Mengungsi Akibat Tanah Bergerak
Seorang anak pengungsi korban bencana geologi tanah bergerak bermain sepeda di dekat tenda darurat Kelurahan Jangli, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/4). Sebanyak 60 jiwa dari 22 kepala keluarga korban bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Semarang telah tinggal di tenda darurat selama kurang lebih 60 hari tanpa kepastian hunian sementara (huntara) maupun lokasi relokasi, sementara masa pengungsian dibatasi hingga 16 April 2026.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.