Presiden Prabowo Umumkan Biaya Haji Indonesia Turun Rp2 juta di Tengah Kenaikkan Harga Avtur

Rabu, 08 Apr 2026, 22:28 WIB

JAKARTA - Ada kabar gembari bagi umat muslim yang ingin ibadah haji ke Tanah Suci. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan biaya haji Indonesia turun 2 juta rupiah untuk keberangkatan musim haji 2026.

Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan layanan haji, meski kondisi krisis minyak sudah memicu harga avtur atau BBM pesawat melonjak.

“Kita pastikan bahwa biaya haji 2026, kita turunkan harganya sekitar 2 juta rupiah, walaupun harga avtur naik,” kata Presiden Prabowo saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana, Jakarta, Rabu (8/4).

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto memberi taklimat saat Rapat Kerja Pemerintah dengan Kabinet Merah Putih berserta seluruh Eselon I K/L dan Dirut BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4). — Sumber: ANTARA/GALIH PRADIPTA

Presiden  menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI pada tahun 2025 telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 tetap turun sebesar 2 juta rupiah sehingga besaran BPIH tahun ini mencapai Rp87.409.366 per jamaah.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR menjelaskan Presiden Prabowo telah menginstruksikan apabila ada kenaikan komponen biaya haji pada tahun ini, kenaikan itu jangan dibebankan kepada calon jamaah haji Indonesia.

Menurut dia, sebelum perang pecah antara Iran melawan zionis Israel dan Amerika Seriakt, rata-rata biaya penerbangan per jamaah ada di kisaran 33,5 juta rupiah.

Namun, kini harga avtur melonjak akibat perang di Timur Tengah sehingga maskapai mengusulkan ada penambahan biaya.

 Kenaikan biaya itu kabarnya disebabkan ada beberapa skenario yang akan diambil. Pertama, keberangkatan calon jamaah haji tanpa perubahan rute penerbangan saja, biaya rata-rata per orang diperkirakan meningkat menjadi Rp46,9 juta atau naik 39,85 persen.

Kedua, keberangkatan calon jamaah haji jika ada perubahan rute (re-routing) untuk menghindari wilayah udara konflik, maka biaya dapat melambung hingga 50,8 juta rupiah atau naik sekitar 51,48 persen.

Maskapai Garuda Indonesia, lanjutnya, telah mengusulkan tambahan biaya 7,9 juta rupiah per orang, sedangkan maskapai Saudi Airlines mengusulkan kenaikan sebesar 480 dollar AS per orang.

Meski begitu, statemen Presiden Prabowo Subianto hari ini menunjukkan keberpihakan pemerintah agar warga bisa lebih ringan dalam hal biaya haji. Ant

  • Kenaikkan Harga Avtur

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.