Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
Selasa, 31 Mar 2026, 23:57 WIBCianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seiring cuaca ekstrem yang diprakirakan masih melanda wilayah setempat hingga April.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Selasa, mengatakan informasi dari BMKG menyebutkan kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi diperkirakan masih akan terjadi, sehingga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya bencana seperti banjir, longsor, pergeseran tanah, hingga pohon tumbang.
Pihaknya juga menyiagakan petugas dan relawan di setiap desa dan kecamatan guna melakukan pengawasan dan membuat pelaporan serta melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana alam, termasuk melakukan evakuasi.
âUntuk beberapa hari ke depan diprediksi hujan masih turun deras di sejumlah wilayah, mulai dari utara hingga selatan Cianjur, sehingga perlu diwaspadai," katanya.
Dia menjelaskan, hujan deras diprakirakan akan terjadi di Kecamatan Cibeber, Campaka, Kadupandak, Tanggeung, Cibinong, Cidaun, Cijati, Pasirkuda, dan sejumlah kecamatan lainnya di Cianjur.
Situasi tersebut harus diantisipasi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti daerah aliran sungai, kawasan perkotaan dengan drainase kurang baik, hingga wilayah perbukitan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam sungai atau saluran air, karena dapat menjadi penyebab banjir," katanya.
Peringatan yang sama berlaku untuk masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan dengan saluran air atau drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan kerap terjadi banjir.
"Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi serta meningkatkan kesiapsiagaan saat beraktivitas di tengah kondisi cuaca ekstrem," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Lebih dari 100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas yang Longsor di Afrika Tengah
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
-
Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.