- Home
-
- Luar Negeri
-
- Selat Hormuz Masih Lumpuh,...
Selat Hormuz Masih Lumpuh, Potensi Efek Domino Pasar Energi Kian Melebar
Rabu, 11 Mar 2026, 20:12 WIBJENEWA - Gangguan lalu lintas maritim di Selat Hormuz baru-baru ini memicu kekhawatiran akan potensi efek domino terhadap pasar energi, transportasi maritim, dan rantai pasokan global, ungkap Badan PBB untuk Perdagangan dan Pembangunan (United Nations Trade and Development/UNCTAD) pada Selasa (10/3).
Dalam sebuah laporan analisis, UNCTAD menyebutkan eskalasi militer di kawasan tersebut telah mengganggu arus pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang menampung sekitar seperempat dari perdagangan minyak global melalui laut, serta volume yang signifikan dari gas alam cair dan pupuk.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa pasar minyak bereaksi cepat terhadap gangguan itu, dengan harga minyak mentah Brent melonjak di atas 90 dolar AS per barel sesaat setelah kejadian.
UNCTAD memperingatkan bahwa dampaknya dapat meluas melampaui pasar energi. Sekitar sepertiga perdagangan pupuk global melalui laut melintasi selat tersebut, yang berpotensi mengancam akses pupuk bagi sejumlah negara termiskin di dunia.
Biaya yang lebih tinggi untuk energi, pupuk, dan transportasi pada gilirannya dapat mendorong kenaikan harga pangan dan memperburuk tekanan biaya hidup, kata laporan tersebut.
Ekonomi berkembang mungkin khususnya rentan terhadap guncangan ini, mengingat beban utang yang tinggi dan meningkatnya biaya pinjaman membatasi kemampuan mereka untuk menyerap kenaikan harga yang baru, imbuh laporan tersebut.
Selain itu, laporan tersebut juga menggarisbawahi pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap situasi ini, terutama implikasinya terhadap ekonomi-ekonomi yang rentan. Ant/Xinhua
- harga minyak dunia
- selat hormuz
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Bukan Cuma Tenun, Flobamorata Creative Expo 2026 Siap Bawa Kopi dan Kuliner NTT Tembus Pasar Dunia
-
Mike Flanagan Mengaku Belum Menonton Clayface
-
Pramuka Deli Serdang Dorong Anggota Jadi Konten Kreator untuk Sebarkan Informasi Positif di Medsos
-
Ketum PBNU Tegaskan Khidmah NU Berlandaskan Qanun Asasi
-
Jakarta Sesak Polusi, Industri dan Kemacetan Jadi Biang Masalah
-
DPRD DKI Usul Revisi UU DKJ soal Rasio Representasi Dewan
-
Iran Usulkan Rencana untuk Membuka Kembali Selat Hormuz dalam 7 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.