- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump: Kepemimpinan Iran H...
Trump: Kepemimpinan Iran Harus Diganti, Saya Punya Kandidat yang Tepat
Jumat, 06 Mar 2026, 16:35 WIBIstanbul - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis (5/3), mengatakan ingin struktur kepemimpinan Iran disingkirkan dan mengklaim ia memiliki beberapa kandidat yang dapat menjadi "pemimpin baik" bagi negara tersebut.
"Kami ingin masuk dan membersihkan semuanya,"Â kata Trump kepada NBC News melalui sambungan telepon.
Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan sosok "calon pemimpin" yang akan membangun kembali Iran dalam kurun waktu 10 tahun.
Trump mengaku memiliki beberapa orang yang dapat memimpin Iran, tetapi dia menolak menyebutkan nama-nama itu. Ia menambahkan bahwa ia mengambil langkah-langkah untuk memastikan mereka yang ada dalam "daftar nama" tersebut akan selamat dari perang.
"Kami mengawasi mereka, ya," imbuhnya.
Pernyataan Trump itu mendapat banyak komentar dalam wawancaranya dengan NBC News pada Sabtu.
Saat ditanya siapa yang mungkin memimpin Iran di masa depan, Trump mengaku belum yakin. Namun, Trump berkelakar bahwa pejabat Iran mungkin suatu saat akan menghubunginya untuk menanyakan pilihannya, katanya dengan "sedikit sarkas".
Trump juga menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, yang mengatakan kepada NBC Nightly News, bahwa Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh pasukan AS dan Israel.
Trump menyebut komentar Aragchi itu "sia-sia" karena dia menegaskan tidak akan mempertimbangkan invasi darat. Ia juga berjanji bahwa tempo dan intensitas serangan akan terus berlanjut.
"Itu buang-buang waktu. Mereka (Iran) telah kehilangan segalanya. Mereka telah kehilangan angkatan laut mereka. Mereka telah kehilangan semua yang bisa mereka hilangkan," ujarnya.
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tutup Muktamar NU, Prabowo Ungkap Kalau Indonesia Tolak Pinjaman IMF karena Masih Mampu
-
DPRD DKI Jakarta Terima 21 Ribu Usulan Selama Masa Reses, Kelurahan Diminta Perkuat Siskamling
-
Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran
-
Trump Ancam Kembali Serang Iran Setelah Kedua Musuh Bebuyutan itu Baku Tembak
-
Memanas Lagi, AS dan Iran Saling Serang untuk Pertama Kalinya Setelah Sebulan Jeda
-
Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'
-
Heboh Kasus Unsoed! KPK Sita Rp764 Juta Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.