KAI Luncurkan Kereta Kerakyatan dengan Tarif Lebih Terjangkau
Jumat, 27 Feb 2026, 19:45 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia resmi meluncurkan layanan Kereta Kerakyatan. Layanan ini menjadi solusi mudik dengan tarif lebih efisien.
Produk ini menyasar mahasiswa hingga pekerja sektor informal. Segmen tersebut dinilai memiliki anggaran perjalanan terbatas.
Meski tarif di bawah ekonomi komersial, kenyamanan tetap prioritas. Seluruh gerbong dilengkapi AC sentral dan standar kebersihan terjaga.
"Kami create satu kelas di bawah ekonomi komersial dengan densitas kursi yang kami tingkatkan sedikit dari biasanya. Namun, kenyamanan dan layanannya tetap kami buat hampir sama dengan kelas di atasnya," ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobi Rasyidin, Jumat (27/2).
Efisiensi harga berasal dari penambahan jumlah kursi. Satu gerbong kini memuat 93 tempat duduk.
Penambahan kursi menekan biaya operasional per penumpang. Harga jual tiket pun menjadi lebih terjangkau.
Bobi mengatakan, kebijakan ini untuk memperluas jangkauan layanan. KAI ingin menjangkau seluruh lapisan ekonomi masyarakat.
Ia memastikan akses transportasi semakin inklusif. "Dengan demikian affordability lebih lebar dan tiket makin terjangkau," kata dia.
Konfigurasi kursi menggunakan desain 2-3 menghadap searah laju kereta. Desain ini menjawab keluhan posisi duduk saling berhadapan.
Layanan diuji coba pada sejumlah rute favorit Pulau Jawa. Uji coba menyerap animo pemudik Lebaran 2026.
Standar keselamatan tetap mengikuti regulasi nasional ketat. Tidak ada pengurangan pengamanan meski tarif lebih ekonomis.
Masyarakat dapat memantau jadwal melalui aplikasi KAI Access. KAI berharap mudik lebih hemat dan bermartabat tahun ini. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Singkirkan Ratusan Daerah, Pontianak Kunci Penghargaan Nasional Indeks Keinsinyuran 2026
-
Petani Mulai Tersenyum Lebar, Harga Tembakau Temanggung Melejit
-
Bye-Bye Macet Horor Jamin Ginting, Bobby Nasution Siapkan Jalur Pintas Medan-Berastagi
-
Pemberdayaan Memerlukan Teknologi Tepat Guna
-
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jadi Bahan Pembicaraan Megawati dan Para Peraih Nobel
-
Tok! Anggaran KemenPU 2027 Tembus Rp114,59 Triliun, Buat Bangun Apa Aja?
-
Karhutla Mengganas, Ekonomi dan Kesehatan Terancam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.