- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kemlu: Puluhan WNI di Jali...
Kemlu: Puluhan WNI di Jalisco Meksiko dalam Kondisi Aman
Rabu, 25 Feb 2026, 17:43 WIBJAKARTA - Kemlu RI mengkonfirmasi kondisi 45 WNI di Negara Bagian Jalisco, Meksiko, dalam kondisi baik. Wilayah itu sempat rusuh, akibat operasi keamanan pasukan khusus militer Meksiko dalam menangkap kartel narkoba âEl Menchoâ, Minggu (22/2).
âHingga saat ini seluruh WNI yang tinggal dan bekerja di Meksiko, terutama di Negara Bagian Jalisco dalam keadaan baik. Seluruhnya sedang membatasi kegiatan di luar rumah,â kata Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2).
âEl Menchoâ yang memiliki nama asli Nemesio Oseguera Cervantes, merupakan buronan paling dicari di Meksiko dan pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG). Buronan yang ditakuti itu akhirnya tewas dalam perjalanan menuju Ibu Kota Mexico City, setelah terluka parah dalam bentrokan antara pendukungnya dan tentara.
Heni menyebut, pascabentrok yang menyebabkan situasi wilayah Jalisco rusuh akhir pekan lalu, maka KBRI Meksiko bersama Kehormatan RI terus memantau situasi WNI. âSerta, menjalin komunikasi dengan para WNI untuk memantau kondisi mereka,â ucap dia.
Pemerintah juga telah memiliki rencana kontingensi pascabentrok penangkapan kartel narkoba âEl Menchoâ. Meski demikian, berdasarkan pantauan KBRI Meksiko situasi dilaporkan sudah berangsur membaik.
Militer Meksiko pada Minggu menewaskan pemimpin Kartel CJNG, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, âEl Mencho.â Hal itu secara efektif melumpuhkan kartel yang telah menjadi kartel paling kuat di Meksiko.
Kendaraan dibakar di berbagai negara bagian dan pasukan federal berjaga di luar markas besar Kejaksaan Agung di Mexico City. Lebih dari 70 orang tewas dalam upaya penangkapan Nemesio Oseguera Cervantes dan dampaknya, kata pihak berwenang pada hari Senin (23/2).
Dikenal sebagai "El Mencho," ia adalah pemimpin terkenal Kartel CJNG, salah satu organisasi kriminal paling kuat di Meksiko. âEl Menchoâ, mantan petugas polisi, 59 tahun, menjalankan organisasi kriminal besar bertanggung jawab atas penyelundupan sejumlah besar kokain, metamfetamin, dan fentanil ke AS.
kementerian Luar Negeri AS telah menawarkan hadiah USD15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan âEl Menchoâ. Kementerian Pertahanan Meksiko mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi tersebut direncanakan dan dilaksanakan oleh pasukan khusus negara itu.
Pesawat dari Angkatan Udara Meksiko dan Garda Nasional juga dikerahkan. Disebutkan juga bahwa beberapa kendaraan lapis baja dan senjata, termasuk peluncur roket disita selama operasi tersebut. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam
-
Saudi Tuding Houthi Targetkan Mekkah, Kemlu RI Imbau WNI Waspada
-
Hubungkan Bisnis Halal di 18 Pasar Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards 2026
-
SIM Keliling Hari Minggu Hanya Ada di Dua Lokasi, Buka Sampai Pukul 12.00
-
Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Bangka Tengah Soroti WTP dan TPP ASN
-
Abu Vulkanik Gunung Sinabung Selimuti Kota Berastagi, Aktivitas Masyarakat dan Proses Belajar Mengajar Terganggu
-
Cegah Karhutla, BTN Bunaken Tutup Pendakian Gunung Manado Tua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.