Gaikindo Harap Pemesanan Pikap India Ditunda, Lebih Baik Majukan Industri Otomotif Dalam Negeri

Selasa, 24 Feb 2026, 05:10 WIB

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) berharap pemesanan ratusan ribu kendaraan impor dari India untuk keperluan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/Koperasi Merah Putih) ditunda guna memperhatikan kemajuan industri otomotif dalam negeri.

Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan bahwa penggunaan kendaraan dalam negeri ini memiliki dampak yang cukup besar untuk majunya industri di tengah tekanan yang cukup menantang dari tahun ke tahun.

Ket. Foto: Gaikindo berharap, penyediaan kendaran komersial dari India bisa ditunda demi kemajuan industri Tanah Air. — Sumber: ANTARA/Gaikindo

“Paling tidak sangat berharap kita sama-sama memajukan industri otomotif ini. Karena ini efeknya luas sekali,” kata Putu Juli Ardika di Jakarta, Senin.

Menurut dia, kemampuan industri otomotif untuk menampung keinginan pemerintah dalam menyajikan kendaraan komersial untuk kebutuhan armada yang digunakan oleh Koperasi Merah Putih masih bisa ditangani.

“Dan kita mempunyai kapasitas yang masih bisa digunakan. Kapasitas kita itu 2,59 juta dan produksi kita baru 1,3 juta. Dan kalau ini didorong, ini kan pasti akan sangat luar biasa dampaknya baik bagi industri kita. Karena kalau industri ini berkembang, lapangan pekerjaan bisa kita pertahankan,” ujar dia.

Kepercayaan pemerintah dalam penyediaan kendaraan komersial dalam negeri juga dianggap dapat memberikan kesempatan industri otomotif di sektor komersial bisa berkembang jauh lebih baik.

Tidak hanya lapangan pekerjaan yang terbuka luas, investasi di sektor otomotif terutama di industri komersial juga bakal semakin berkembang.

“Jadi banyak sekali manfaat-manfaat yang kita bisa dapatkan. Sehingga kami terus berdoa, apalagi di bulan Ramadan ini,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa penyerapan di sektor otomotif di segmen kendaraan pikap, mampu menghadirkan dampak yang cukup positif kepada perekonomian bangsa.

Dia juga menambahkan bahwa apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri.

Sebagai contoh, jika keperluan sebanyak 70 ribu armada pikap dihasilkan dari dalam negeri maka akan memberikan dampak positif ekonomi (backward linkage) sebesar kurang lebih Rp27 triliun.

Pemenuhan ini, tidak hanya sebatas kendaraan saja, banyak industri lainnya yang berkaitan erat dari satu kendaraan pikap yang dihadirkan seperti industri ban, industri kaca, industri baterai basah (accu), industri logam, industri kulit, industri plastik, industri kabel, industri elektronik, dan lain sebagainya

Dia melanjutkan bahwa standar dan juga kualitas kendaraan pikap (4x2) yang dilahirkan di dalam negeri juga tidak kalah dengan apa yang diproduksi di luar negeri.

Produk lokal juga dinilai oleh Agus, sudah mampu memenuhi kebutuhan operasional di berbagai wilayah Indonesia dengan kondisi infrastruktur jalan yang sangat beragam. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.