Magetan Alami 50 Kejadian Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem
Kamis, 05 Feb 2026, 05:37 WIBMAGETAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mencatat ada 50 peristiwa bencana alam yang terjadi di wilayah itu sepanjang Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan Eka Radityo dalam keterangannya di Magetan, Rabu, mengatakan bencana alam di awal tahun 2026 tersebut diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi di Magetan, mulai bencana tanah longsor hingga angin kencang.
"Sesuai data, ada 50 peristiwa bencana alam di Magetan dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi selama tanggal 1-31 Januari 2026," ujarnya.
Dikutip dari Antara, sesuai data, dari 50 bencana yang terjadi, sebanyak 43 bencana merupakan kejadian cuaca ekstrem angin kencang, lima bencana tanah longsor, satu kejadian merupakan evakuasi pencarian dan pertolongan hewan, serta satu kejadian evakuasi pencarian dan pertolongan.
Dampak dari bencana tersebut, katanya, ada enam korban luka dan 35 pohon tumbang. Sedangkan dampak kerusakan, tercatat 13 rumah warga rusak, empat unit jalan rusak, dan sembilan unit sepeda motor rusak.
Adapun untuk sebaran kejadian wilayah, Kecamatan Magetan tercatat paling banyak terjadi bencana dengan jumlah mencapai 17 kejadian, Kecamatan Ngariboyo 10 kejadian, Plaosan tujuh kejadian.
Kemudian, Kecamatan Poncol, Kawedanan, Panekan, dan Karas tercatat masing-masing tiga kejadian, Sidorejo dua kejadian, serta Kecamatan Lembeyan dan Karangrejo masing-masing satu kejadian bencana.
Pihak BPBD mengingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan menyebabkan terjadinya bencana di Kabupaten Magetan.
Karena itu, BPBD Magetan meminta warga untuk waspada jika hujan deras dan angin kencang terjadi, utamanya di wilayah lereng Gunung Lawu.
Sementara, selama tahun 2025, secara total terdapat 238 kejadian bencana alam yang melanda Kabupaten Magetan, meliputi kejadian cuaca ekstrem angin kencang, tanah longsor, banjir luapan, kejadian evakuasi pencarian, dan pertolongan, serta kebakaran.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
-
Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati
-
Lebih dari 100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas yang Longsor di Afrika Tengah
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.