Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, BI DKI Buka Jakarta Youth Film Festival 2026

Selasa, 03 Feb 2026, 15:00 WIB

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif (Ekraf). Kali ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno secara resmi membuka Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) 2026 bertema “Jakarta Kota Kita” pada Selasa, 3 Februari 2026, di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat. 

Pembukaan J-Youth Film Fest 2026 ini sekaligus mengawali rangkaian kegiatan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 dan Jakarta Economic Forum (JEF) 2026 sebagai suatu flagship event tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan perekonomian Jakarta.

Ket. Foto: Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan (dua dari kiri), dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno (tiga dari kiri) secara resmi membuka Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) 2026 bertema “Jakarta Kota Kita” pada Selasa, (3/2), di Djakarta Theater XXI, Jakarta — Sumber: istimewa

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengucapkan, pengembangan ekonomi kreatif, termasuk subsektor perfilman, merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah dan daya saing ekonomi, serta penguatan daya tarik urban tourism. 

Subsektor perfilman menurut Iwan memiliki potensi besar karena melibatkan rantai nilai yang luas, mulai dari proses kreatif hingga distribusi karya. "Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaboratif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyelaraskan potensi talenta dengan arah pembangunan kota,"tegas Iwan dalam sambutannya, Selasa (3/2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno menegaskan bahwa J-Youth Film Fest 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat subsektor perfilman sebagai bagian penting dari ekonomi kreatif Jakarta. Industri film dinilai berperan sebagai sarana pengembangan kreativitas generasi muda sekaligus sektor ekonomi yang mampu menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja. 

Lebih lanjut, Wagub Rano juga mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan industri perfilman dan konten audiovisual. Dukungan tersebut dinilai memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Jakarta sehingga subsektor film dapat berkembang secara berdaya saing dan berkelanjutan menuju terwujudnya visi Jakarta Kota Sinema 2027.

Turut hadir dalam pembukaan J-Youth Film Fest 2026 ini Ajish Dibyo, produser film “Suka Duka Tawa” yang turut diputar dalam rangkaian acara pembukaan, Rachel Amanda, salah satu pemeran dalam film tersebut, serta komunitas film, media, serta pelajar dan mahasiswa dari wilayah Jabodetabek.

 Bekerja sama dengan Ruang Sinema Jakarta, festival ini menjadi ruang kreatif generasi muda untuk berproses dalam ekosistem perfilman, sekaligus sebagai wadah aktualisasi talenta muda Jakarta yang sejalan dengan pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru perekonomian DKI Jakarta.

Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) merupakan festival film yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa sebagai wujud sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung visi Jakarta sebagai Kota Sinema 2027, bertepatan dengan peringatan 500 Tahun Kota Jakarta.

 Penyelenggaraan J-Youth Film Fest 2026 menandai dimulainya rangkaian flagship event Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026, dan keberlanjutan kontribusi Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta melalui penyusunan rekomendasi kebijakan yang bersumber dari ide, gagasan, dan inovasi yang dihimpun dalam Jakarta Economic Forum (JEF) 2026. 

Melalui sinergi J-Youth Film Fest (JYFF), Jakarta Kreatif Festival (JKF), dan Jakarta Economic Forum (JEF) 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong ekonomi kreatif sebagai game changer pertumbuhan ekonomi Jakarta, dengan subsektor perfilman diharapkan berkembang tidak hanya sebagai produk budaya, tetapi juga sebagai sektor produktif yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.