Foto: Manulife Indonesia Tingkatkan Layanan: Kantor Pemasaran Baru Resmi Dibuka di Jakarta Selatan
Chief Agency Officer (CAO) General Agency Manulife Indonesia Bonie Alman, SBP (Co-Founder GA WE Agency) Stefanus Jerry widjaja, SBP (Founder GA WE Agency) Yogie Soedira, General Manager Agency Manulife Indonesia William S. Soetrisno, SBP (Co-Founder GA WE Agency) Nurwahidah, Direktur Distribusi Manulife Syariah Indonesia Shafira Bawazier saat membuka kantor pelayanan baru Manulife di Jakarta Selatan, Kamis (22/1).PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) meresmikan kantor pemasaran mandiri atau General Agency (GA) WE AGENCY, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat layanan dan mendekatkan akses proteksi finansial kepada masyarakat. Kantor yang berlokasi di Jl Panglima Polim Raya 46-47, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta ini hadir untuk melayani lebih banyak nasabah di Jakarta dan sekitarnya.
Acara peresmian ini dihadiri oleh William Satriadi Soetrisno (GM Agency ManulifeIndonesia), dan Yogie Soedira (Kepala Kantor Pemasaran Mandiri WE AGENCY) serta manajemen Agency Manulife Indonesia. Kehadiran GA WE AGENCY di kawasan strategis Jakarta Selatan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan solusi proteksi dan perencanaan keuangan serta menjadi pusat edukasi dan konsultasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan asuransi jiwa.
Berdasarkan data dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024, pemahaman masyarakat terhadap asuransi juga memperlihatkan tren positif. Literasi asuransi nasional meningkat menjadi 76,25% pada 2024, tapi tingkat inklusi masih berada di 12,21%1. Hal ini menunjukkan adanya gap besar antara pemahaman dan kepemilikan produk asuransi, serta sebuah peluang besar untuk memperluas penetrasi pasar di kota besar seperti Jakarta.
Secara demografi, Jakarta memiliki jumlah penduduk yang sangat besar dan terus bertumbuh, mencapai 11,038 juta jiwa pada 2024, dengan Jakarta Selatan sendiri dihuni oleh sekitar 2,33juta jiwa2. Dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif (71,42%)3, kebutuhan terhadap solusi proteksi, kesejahteraan finansial, dan perencanaan jangka panjang diproyeksikan akanbterus meningkat.
Selain itu, industri asuransi nasional menunjukkan kapasitas pertumbuhan yang stabil. Pendapatan premi neto asuransi jiwa mencapai Rp156,43 triliun pada 2024, naik 3,1% dibandingbtahun sebelumnya4. Jakarta sebagai pusat kegiatan bisnis dan finansial dipastikan menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap total premi tersebut. Kehadiran kantor GA baru memungkinkan Manulife Indonesia menangkap potensi pertumbuhan ini secara lebih optimal.
Pembukaan kantor ini merupakan wujud nyata komitmen Manulife Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan di wilayah Jakarta Selatan, yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan tingkat literasi keuangan yang terus berkembang.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.