Demi Keselamatan dan Keamanan, Warga Makassar Diminta Kurangi Melaut
Jumat, 23 Jan 2026, 06:30 WIBMAKASSAR - Â Melihat kondisi yang sangat rawan, maka warga Makassar diminta untuk sementara mengurangi aktivitas di laut. Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin minta seluruh warganya untuk sementara waktu agar mengurangi aktivitas di laut seiring dengan cuaca ekstrem dan angin kencang. "Pemerintah Kota Makassar sudah menetapkan status siaga demi mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas. Ini juga demi keselamatan warga," ujarnya di Makassar, Kamis.
Munafri Arifuddin mengatakan kondisi cuaca ekstrem saat ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari genangan banjir, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga di wilayah pesisir serta kepulauan.
Wali kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. "Cuaca saat ini relatif ekstrem. Kalau kita lihat, pohon-pohon yang tumbang itu bukan hanya patah, tetapi terangkat sampai akar-akarnya," kata dia.
Munafri mengatakan, intensitas cuaca ekstrem yang terjadi saat ini tergolong berbahaya. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pohon tumbang yang tidak hanya patah, tetapi tercabut hingga ke akar. Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak memaksakan keluar rumah di tengah cuaca yang sangat ekstrem demi keselamatan bersama," tutur dia. Pemerintah Kota Makassar juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk tetap siaga, terutama di titik-titik rawan seperti genangan banjir, abrasi, dan potensi pohon tumbang, guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.
Munafri pun menekankan pentingnya kehati-hatian guna menghindari potensi kecelakaan lalu lintas maupun kejadian yang tidak diinginkan akibat jalan licin, jarak pandang terbatas, serta terpaan angin kencang. "Kami mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengatur aktivitas harian di tengah cuaca hujan yang disertai angin kencang, khususnya dengan menghindari area yang berpotensi mengalami pohon tumbang," ujarnya.
Imbauan ini disampaikan menyusul informasi dan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa wilayah Kota Makassar dan sekitarnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Hercules TNI AU Bawa Ratusan APD dan Masker untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel.
-
Menhan Sudan: Musuh Indonesia Disebut Musuh Sudan, Apa Maksudnya?
-
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet
-
Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung
-
Integrasi Tol Didorong Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.