BPBD Bekasi Imbau Warga Waspada Puncak Musim Hujan

Kamis, 15 Jan 2026, 08:19 WIB

KABUPATEN BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengimbau segenap warga untuk siap siaga serta meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Bulan Januari tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menjelaskan berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.

Ket. Foto: Sejumlah pengendara sepeda motor menerjang hujan saat melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang di Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu. — Sumber: ANTARA

"Kondisi ini berpotensi memicu banjir di wilayah rawan, khususnya sekitar aliran sungai dan daerah dataran rendah. Di wilayah kita juga masih ditemukan sejumlah titik banjir," katanya di Cikarang, Rabu (14/1).

Dia meminta masyarakat meningkatkan kesiagaan serta melakukan evakuasi secara mandiri sesuai dengan kondisi di lapangan saat banjir terjadi.

Pihaknya juga terus memperbarui hasil mitigasi lapangan. Berdasarkan laporan terkini, terdapat 12 titik banjir yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, meski sebagian besar telah berangsur surut.

"Data rinci terkait lokasi banjir di masing-masing kecamatan masih terus dihimpun petugas kami. Meski sudah berangsur surut, warga diminta lebih siaga karena hujan masih terus terjadi hingga saat ini," katanya.

Muchlis mengaku telah menginstruksikan jajaran untuk menyebarluaskan surat edaran serta imbauan pemerintah daerah kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar bantaran sungai, baik secara lisan maupun melalui media sosial.

Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas untuk memudahkan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi banjir baik disebabkan luapan air sungai maupun hujan intensitas tinggi.

Ia mengimbau warga tetap waspada dan terus mengikuti informasi perkembangan cuaca.

Saat ini memang sudah memasuki puncak musim hujan sehingga kewaspadaan bersama sangat diperlukan.

"Kami telah menyiagakan logistik mulai dari tenda, perahu evakuasi dan lainnya, sudah stand by dan disebar ke sejumlah titik rawan," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.