Tangani Banjir Bandang di Sulut, Kementerian PU Kirim Personel dan Siagakan Alat Berat
Senin, 05 Jan 2026, 20:36 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat mendukung penanganan banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut).
 Berdasarkan laporan banjir bandang terjadi pada Senin (5/1) sekitar pukul 03.00 WITA dan menerjang permukiman warga di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, serta Kampung Peling Sawang dan Kampung Paseng, Kecamatan Siau Barat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen Kementerian PU dalam membantu seluruh daerah yang terdampak bencana. âKementerian PU berkomitmen untuk menangani dampak banjir bandang ini dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Keselamatan dan pemulihan warga terdampak menjadi prioritas utama kami,â kata Menteri Dody.
Sebagai bentuk respon cepat, Kementerian PU melalui balai-balai teknis terkait telah mengerahkan personel serta menyiagakan 2 unit alat berat di lapangan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian korban, dan pembersihan material sisa banjir bandang. Selain itu juga telah disiapkan 3 unit excavator dari Kota Manado untuk segera dimobilisasi ke lokasi terdampak bencana Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Â
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado Sugeng Harianto menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan petugas lapangan di wilayah kepulauan. âSaat ini kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Malam ini tim baru mendapatkan kapal untuk menuju Pulau Siau, dan rencananya akan segera kami kirimkan tambahan alat berat guna membantu penanganan di lokasi. Saat ini, sudah ada juga alat berat di lapangan,âujar Sugeng.Â
Kondisi geografis kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam mobilisasi peralatan. Namun demikian, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan. Seluruh pergerakan alat berat dan personel dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta unsur Forkopimda guna mempercepat pembukaan akses ke titik-titik terdampak sekaligus mendukung proses evakuasi dan pencarian korban.
Selain mendukung penanganan darurat, Kementerian PU juga melakukan identifikasi awal terhadap kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang, termasuk jaringan sungai, jalan, dan prasarana pendukung lainnya. Hasil identifikasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan lanjutan guna mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak dan aktivitas masyarakat.
- Alat Berat
- Provinsi Sulawesi Utara
- Banjir Bandang
- Kementerian PU
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Banjir 6 Hari Nonstop Terjang Gayo Lues, Jembatan Aih Bobo Ambruk - KemenPU Turun Tangan
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra
-
Gegara Judol, 2.000 Pegawai Kementerian PU Terancam Sanksi Disiplin
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.