Jalin dan BPC Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital Nasional melalui Penguatan Fraud Management System
Minggu, 14 Des 2025, 17:58 WIBJAKARTA - PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, bersama BPC menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam gelaran BFN Fest 2025 untuk memperkuat kapabilitas deteksi dan penanggulangan fraud pada transaksi pembayaran digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung keamanan sistem pembayaran nasional serta menjaga kepercayaan publik dalam ekosistem keuangan digital.
Seiring peningkatan volume transaksi digital dan dinamika ancaman kejahatan siber, penguatan sistem fraud management menjadi prioritas bagi seluruh ekosistem pembayaran. Melalui MoU ini, Jalin akan memperluas pemanfaatan SmartVista Fraud Management System milik BPC untuk memastikan pemantauan fraud secara real-time, mempercepat proses investigasi, dan meningkatkan kemampuan mitigasi risiko bagi mitra lembaga keuangan yang terhubung dalam jaringan Jalin.
SmartVista Fraud Management memiliki kinerja yang stabil, mendukung penguatan pengendalian risiko pada layanan switching Jalin. Didukung arsitektur teknologi yang modular dan skalabel, peningkatan kapabilitas keamanan dapat dilakukan secara bertahap seiring berkembangnya pola ancaman dan kebutuhan industri.
âJalin berkomitmen memperkuat ketahanan infrastruktur sistem pembayaran nasional sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia,â ujar Eko Dedi Rukminto, Direktur Jalin melalui keterangannya pada hari Rabu (14/12).
âPerluasan kolaborasi ini difokuskan pada penguatan kapasitas operasional, khususnya pada aspek fraud detection system, untuk memastikan layanan pembayaran digital yang melalui jaringan Link dapat berjalan secara aman dan terukur,â tambahnya.
âKepercayaan merupakan fondasi utama dari ekosistem keuangan digital,â ujar Benny Christophorus, Country Manager Indonesia, BPC.
âKolaborasi kami dengan Jalin difokuskan untuk memperkuat kapabilitas pemantauan fraud nasional sehingga transaksi digital bagi perbankan, fintech, serta jutaan pengguna di Indonesia dapat berlangsung secara aman dan tepercaya,â jelasnya.Â
MoU ini menjadi landasan bagi pengembangan bersama, peningkatan sistem, serta penyelarasan operasional jangka panjang antara Jalin dan BPC. Kolaborasi ini selaras dengan prioritas nasional untuk memastikan konektivitas pembayaran yang aman, stabil, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kualitas layanan bagi lembaga keuangan dan masyarakat pengguna layanan pembayaran digital di Indonesia.Â
- Kejahatan Siber
- Pembayaran Digital
- PT Jalin Pembayaran Nusantara
- fraud detection
- sistem pembayaran nasional
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Gelar IFI 2026, Kemenperin Kembangkan Inovasi Produk Antara Pangan Lokal
-
Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,
-
DLH Semarang: Sampah Cenderung Menurun Selama Libur Sekolah
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Pencalonan Gus Yusuf dan Gus Salam Dinilai Dihalangi, Massa Protes di Muktamar NU
-
Kebiasaan Digital Sepele yang Bisa Membuka Celah Kejahatan Siber
-
Promo Perlengkapan Sekolah Jakarta Fair 2026: Diskon Alat Tulis hingga 50 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.