Presiden Instruksikan Kemenekraf dan Danantara Siapkan Program Bioskop Daerah
Minggu, 30 Nov 2025, 02:00 WIBYogyakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyiapkan skema bisnis bioskop di tingkat kabupaten/kota untuk memperluas akses pasar film nasional.
Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat mengunjungi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market 2025 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (29/11).
"Kami diminta berkoordinasi dengan Danantara. Danantara diminta untuk membuat sebuah model bisnis. Model bisnis yang untuk bioskop-bioskop di kabupaten/kota," ujar dia.
Menurut dia, arahan tersebut muncul dalam rapat terbatas tiga pekan lalu bersama Presiden Prabowo saat kementeriannya memaparkan capaian satu tahun pertama.
Dalam rapat itu, Riefky menyampaikan bahwa akses pasar film nasional masih menjadi persoalan utama, salah satunya disebabkan jumlah layar bioskop belum mencukupi kebutuhan.
"Rasionya masih rendah sekali dari kebutuhan layar kita, sehingga banyak sekali film yang sudah diproduksi kemudian tidak bisa masuk ke layar-layar lebar," ujarnya.
Karena itu, menurut dia, Presiden Prabowo kemudian meminta Kemenekraf bersama Danantara menyusun skema bisnis baru untuk mendorong kehadiran bioskop di daerah.
"Harapannya agar bisa masuk ke layar lebar. Itu secara keekonomian baik, tetapi sebagai kebanggaan juga itu sangat di harapkan," kata dia.
Riefky menyebut peluang ekonomi pengembangan bioskop di daerah cukup besar tetapi memerlukan berbagai dukungan pemerintah.
"Peluangnya ada, tetapi kan pasti perlu keberpihakan dari pemerintah juga, apakah itu insentif, apakah itu kemudahan-kemudahan lainnya," ucap dia.
Saat ini, menurut dia, penyusunan pola dan skema bisnis bioskop daerah masih dibahas bersama Danantara, termasuk nantinya akan meminta masukan dari ekosistem industri film.
"Pola seperti apa, masih disusun, butuh waktu itu. Kami Kementerian Ekraf dengan Danantara diminta Presiden untuk membicarakan dan mendiskusikan mengenai ini," katanya.
Riefky menambahkan, pengembangan bioskop daerah tersebut tidak menutup kemungkinan bakal menggandeng pemerintah daerah.
"Terbuka untuk semua pihak, tetapi kita kasih waktu d
- Bioskop Indonesia
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arab Saudi Diam-Diam Hentikan Proyek Stadion NEOM untuk Piala Dunia 2034
-
Presiden Prabowo Hari ini Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Halmahera Tengah
-
Cegah Karhutla Berulang, Presiden Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove
-
6 Jenis Minuman yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, dari Teh Hitam hingga Kefir
-
Lapas Amurang Beri Warga Binaan Keterampilan Budi Daya Ayam Petelur
-
Prabowo Minta Pemadaman Karhutla Diprioritaskan di Taman Nasional Tanjung Puting, Ini Alasannya
-
Harga Pertalite Eceran di Gorontalo Utara Capai Rp16.650 Per Liter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.