Kementerian PU Kerahkan Tim untuk Penanganan Darurat Bencana di Aceh
Kamis, 27 Nov 2025, 14:20 WIBJakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BPJN Aceh menurunkan tim ke sejumlah lokasi di Provinsi Aceh untuk melakukan penanganan pasca bencana akibat hujan intensitas tinggi sejak 25 November 2025. Hujan berkepanjangan ini menyebabkan sejumlah ruas jalan di lintas timur, barat, dan tengah Provinsi Aceh terdampak genangan banjir dan longsor.
Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menekankan pentingnya penanganan bencana yang cepat, tepat, dan menyeluruh.
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan komitmen Kementerian PU dalam memastikan penanganan darurat dilakukan secepat mungkin.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa Kementerian PU segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim untuk memulihkan akses dasar masyarakat. âKami memastikan seluruh jajaran teknis bergerak sejak laporan pertama diterima. Prioritas kami adalah menjaga konektivitas, mengamankan lokasi terdampak, dan memastikan keselamatan warga,â ujar Menteri Dody.
Saat ini Tim BPJN Aceh telah berada di lapangan untuk melakukan pembersihan material longsoran, normalisasi saluran drainase, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas. Sebagian besar lokasi longsor yang terjadi sejak pekan lalu telah berhasil ditangani dan lalu lintas kembali normal. Namun beberapa titik longsor yang terjadi pada 26 November sempat menghambat pergerakan kendaraan dan saat ini masih dalam penanganan intensif.
Jembatan Putus
Salah satu infrastruktur yang terdampak signifikan adalah jembatan rangka baja Wehni di ruas Bireuen - Sp Uning yang mengalami kerusakan hingga putus. Menanggapi kondisi tersebut, tim BPJN Aceh telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen teknis dan penanganan darurat.
âPenanganan darurat dilakukan dengan cepat agar akses jalan dan jembatan yang terdampak bisa segera pulih, terutama pada jalur utama yang vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik,â kata Kepala BPJN Aceh Heri Yugiantoro.Â
Kementerian PU akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh, BNPB, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan seluruh penanganan darurat berjalan cepat dan efektif.Â
- Kementerian PU
- banjir aceh
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
Dukung Panen Raya di KSPEAN Wanam, KemenPU Siapkan Sumber Air Alternatif
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.