Pemkab Mandailing Natal Tetapkan Status Tanggap Bencana

Rabu, 26 Nov 2025, 17:23 WIB

Medan -- Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menetapkan status tanggap bencana menyusul terjadinya cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah itu.

"Melihat kondisi Madina saat ini, baik dari sisi dampak bencana maupun hambatan akses, kami resmi menetapkan status tanggap bencana," ujar Bupati Madina Saifullah pada Rapat Koordinasi dengan Forkimpinda di Madina, Rabu.

Ket. Foto: Bencana alam yang terjadi di Mandailing Natal. — Sumber: ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Bupati Saifullah mengatakan rapat koordinasi yang dikuti sejumlah organisasi perangkat daerah menyebut penetapan status tanggap bencana bakal berlaku selama 14 hari mendatang.

Ia mengatakan bencana hidrometeorologi di wilayah yang dipimpinnya telah melanda 65 persen yang tersebar di sejumlah kecamatan.

"Dengan status tanggap bencana, pemerintah daerah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) serta mendirikan posko penanganan di kecamatan-kecamatan strategis," ujar dia.

Penjabat Sekda Madina Sahanan Pasaribu dalam laporannya menyampaikan bahwa sejumlah titik terdampak cukup parah di antaranya banjir di Desa Siualangaling, longsor yang menutup akses dari Jembatan Merah menuju Simpang Gambir, serta terganggunya jalur utama dari Tapanuli Selatan menuju Madina.

"Tim sudah kita turunkan, dan bantuan berupa tiga ton beras telah dikirim ke Desa Siualangaling," ujar Sahaana.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara menyebut sebanyak 776 kepala keluarga terdampak bencana alam.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.