Abu Vulkanik Gunung Semeru Masih Tebal di Jalur Lumajang–Malang

Senin, 24 Nov 2025, 00:05 WIB

LUMAJANG - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru masih cukup tebal menyelimuti sejumlah ruas jalan penghubung Lumajang–Malang pada Minggu (23/11). Saat ini di lokasi menunjukkan butiran abu cukup pekat beterbangan di udara.

Kondisi tersebut membuat jarak pandang terganggu dan memaksa para pengendara memperlambat laju kendaraan. Terutama saat melintas di kawasan Jembatan Curah Kobokan, Piket Nol.

Ket. Foto: — Sumber: Polda Jatim

Untuk mengurangi dampak kesehatan masyarakat, Polda Jatim turun membagikan masker kepada pengendara maupun warga sekitar. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, pembagian masker diprioritaskan di titik-titik rawan paparan abu vulkanik.

“Hari ini Tim SAR Polda Jawa Timur turun langsung ke lapangan dengan membagikan masker kepada para pengendara yang melintas. Khususnya, di Jembatan Curah Kobokan,” ujar Abast.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas tanpa terganggu dampak abu vulkanik. Karena, hal itu dapat menyebabkan iritasi mata dan gangguan pernapasan.

Polda Jatim juga mengerahkan personel SAR untuk membantu masyarakat di jalur terdampak. “Masker diberikan agar pengendara tetap bisa bernapas dengan nyaman meski melintas di area yang terpapar abu,” ucap dia.

Selain itu, Polda Jatim terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan berkoordinasi dengan BPBD Lumajang serta instansi terkait lainnya. Masyarakat diminta tetap waspada dan mematuhi rambu keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada, mematuhi rambu-rambu keselamatan, dan menggunakan perlindungan diri. Terutama yang berada di sekitar wilayah terdampak erupsi Semeru,” kata Abast.

Meski abu masih menyelimuti jalur penghubung, situasi lalu lintas hingga kini masih dapat dikendalikan. Petugas juga bersiaga mengantisipasi peningkatan intensitas abu vulkanik maupun perubahan cuaca.

Tidak hanya membagikan masker, Polda Jatim juga mendirikan dapur lapangan yang dioperasikan Satbrimob bersama Polres Lumajang. Guna membantu kebutuhan logistik para pengungsi di Kecamatan Pronojiwo.

Ratusan porsi makanan siap saji disalurkan setiap hari ke sejumlah posko pengungsian yang menampung warga terdampak erupsi Semeru. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan warga dalam mengahadapi bencana erupsi. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.