APBD 2025 Dibuka ke Publik: Gubernur Pramono Beberkan Fondasi Kuat Ekonomi Jakarta

Jumat, 21 Nov 2025, 17:30 WIB

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menggelar Konferensi Pers Realisasi APBD 2025 di Balairung Balai Kota sebagai bentuk keterbukaan pengelolaan anggaran. Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan langkah konkret menuju tata kelola kota global yang transparan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan bahwa transparansi fiskal harus menjadi budaya di ibu kota. Ia menilai keterbukaan anggaran bukan sekadar prosedur, tetapi bagian integral dari transformasi Jakarta yang lebih modern dan berdaya saing.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Konferensi pers ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap transparansi fiskal dan akuntabilitas publik," ujarnya.

Sebagai kota dengan peran strategis, Jakarta disebut memiliki kewajiban memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan stabilitas dan inklusivitas sosial warga.

Dalam pemaparannya, Pramono menyebut perekonomian Jakarta sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dan stabil. Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,96 persen yang mencerminkan pemulihan kuat di berbagai sektor utama seperti jasa, transportasi, dan akomodasi.

Jakarta tetap menjadi motor ekonomi nasional dengan kontribusi sebesar 16,39 persen terhadap PDB Indonesia. Proyeksi Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Jakarta tumbuh di kisaran 4,6 hingga 5,4 persen pada 2025 yang didukung aktivitas usaha yang kembali menggeliat.

Inflasi di Jakarta juga terjaga pada level 2,69 persen yang lebih rendah dari angka nasional 2,86 persen. Pengendalian harga ini dihasilkan dari kerja sama lintas sektor melalui TPID dan dukungan program pangan bersubsidi, distribusi yang diperkuat, serta revitalisasi jaringan ritel daerah.

Pemprov DKI memastikan upaya menjaga stabilitas harga terus dilakukan agar daya beli masyarakat tetap aman. Rapat mingguan TPID menjadi mekanisme pengawasan rutin untuk memantau dinamika harga dan stok komoditas penting di pasar.

Dari aspek ketenagakerjaan, TPT Jakarta turun menjadi 6,05 persen pada Agustus 2025. Angka ini dipengaruhi oleh gelaran 20 job fair, ratusan kelas pelatihan reguler, serta pelatihan Mobile Training Unit yang menjangkau 93 kelurahan sepanjang tahun.

Sektor perdagangan, akomodasi, makanan-minuman, serta transportasi dan pergudangan masih mendominasi penyerapan tenaga kerja. Pemprov juga memastikan penyandang disabilitas memperoleh kesempatan setara melalui penyelenggaraan Job Fair and Upskilling Disabilitas 2025.

Pada sisi investasi, Jakarta mencatat realisasi sebesar Rp204,13 triliun hingga Triwulan III 2025. Angka ini tumbuh 6,4 persen dibandingkan periode sebelumnya dan mencatat kontribusi 14,24 persen terhadap total investasi nasional.

"Pemprov DKI terus memperkuat iklim investasi melalui simplifikasi perizinan, optimalisasi layanan Mal Pelayanan Publik, promosi investasi melalui Jakarta Investment Centre, serta peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha," ujar Pramono.

Pada bidang fiskal, total APBD-P DKI Jakarta 2025 tercatat Rp91,86 triliun. Pendapatan daerah meningkat signifikan dari Rp62,39 triliun pada Oktober menjadi Rp68,53 triliun pada November 2025 yang telah mencapai 81,15 persen dari target pendapatan.

Pertumbuhan pendapatan ini didorong peningkatan PAD yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Sementara itu, belanja daerah juga meningkat dari Rp47,96 triliun menjadi Rp51,98 triliun atau 60,46 persen dari target belanja tahun 2025.

Proses pengadaan barang dan jasa sudah mencapai 95,34 persen dengan 21.631 paket pengadaan yang berhasil dituntaskan. Peningkatan realisasi pengadaan diyakini mempercepat implementasi berbagai program prioritas daerah menjelang akhir tahun.

Pembiayaan daerah (neto) tercatat sebesar Rp3,64 triliun, sementara SILPA meningkat dari Rp18,08 triliun menjadi Rp20,09 triliun pada 20 November 2025. Secara keseluruhan, posisi anggaran per Oktober mencatatkan surplus Rp14,43 triliun.

Pramono menegaskan bahwa berbagai capaian ekonomi dan fiskal tersebut menjadi fondasi kuat dalam pembangunan Jakarta.

"Angka-angka ini memperlihatkan bahwa fundamental ekonomi Jakarta tetap kuat untuk mendorong program prioritas pembangunan Jakarta," tegasnya.

Ia memastikan seluruh pengelolaan anggaran akan terus diarahkan pada efektivitas, transparansi, serta keberpihakan kepada warga Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Wilayah Barat Indonesia pada Senin

Semarakkan HUT RI,  PT KAI Sumut Beri Diskon 17 Persen Tiket KA Sribilah

Detik-Detik Kereta Garuda Prabayaksa Bawa Bendera dan Teks Proklamasi ke Istana

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

Penantian Berbuah Manis! Warga Palembang yang Gagal Tahun Lalu Kini Dapat Tiket Upacara

Demi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Warga Antre Sejak Dini Hari

Tak Kenal Medan Sulit! Polri Berhasil Tembus Tiga Wilayah Terisolasi Pascagempa Flores

Cincinnati Open 2026: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri

Waspada Gunung Anak Krakatau! Tercatat 8 Kali Letusan Disertai Lava Pijar

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

Keren! Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.