Pantas Saja Macan Kurang Gemuk, Ternyata Ada Isu Daging Pakan Dibawa Pulang Pegawai

Senin, 17 Nov 2025, 13:23 WIB

JAKARTA – Sekarang ini tengah ramai di media sosial, adanya dugaan daging jatah untuk macan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sebagian dibawa pulang pegawai. La, kalau didiskon begini, ya, harimau-harimau bakalan kurus-kurus. Namun, pengelola Ragunan menyatakan bersedia dan terbuka untuk disidak terkait dugaan pakan satwa dibawa pulang oleh petugas yang viral di media sosial threads.

"Kami sangat terbuka jika ada sidak," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dihubungi di Jakarta, Senin. Pernyataan tersebut menanggapi postingan viral di media sosial X yang membahas dugaan korupsi pakan satwa dengan cara daging dibawa pulang oleh petugas. Terkait dugaan itu, pihaknya siap menerima kedatangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memastikan langsung kabar tersebut.

Ket. Foto: penampakan kurus sang macan — Sumber: ist

"Rencananya, Pak Gubernur akan meninjau ke Ragunan," ucap Wahyudi. Lebih lanjut, pengelola Taman Margasatwa Ragunan menegaskan penyediaan pakan sudah sesuai dengan kebutuhan satwa, yang meliputi kesehatan hingga perawatan harian. Maka dari itu, Wahyudi menegaskan informasi yang beredar di dalam postingan tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di Taman Margasatwa Ragunan.

Setiap tahapan, kata dia, mulai dari pengadaan bahan pakan, proses penyiapan, hingga pakan tersebut dikonsumsi oleh satwa, serta berada di bawah pengawasan langsung kurator, dokter hewan, nutrisionis, pengelola pakan satwa, dan perawat satwa. Sebelumnya, viral postingan di media sosial threads yang menyebutkan adanya korupsi pakan di Taman Margasatwa Ragunan sehingga satwa menjadi kurus.

Dalam postingan itu, tertulis dugaan setiap harinya 10 kilogram (kg) daging sapi dan 10 ekor ayam dibawa pulang oleh petugas dan dijual kembali. Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menanggapi isu pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan yang dibawa pulang oleh petugas. Ia memastikan isu tersebut tidak benar. 

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, menegaskan penyediaan pakan sudah sesuai dengan kebutuhan satwa, yang meliputi kesehatan hingga perawatan harian. "Kami tegaskan bahwa seluruh proses penyediaan dan pemberian pakan di TMR telah memenuhi standar kualitas, kuantitas, jadwal pemberian, serta metode yang sesuai dengan kebutuhan spesies satwa," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan terkait postingan viral di media sosial X yang membahas dugaan korupsi pakan satwa. Oleh sebab itu, dia menegaskan informasi yang beredar di dalam postingan tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi faktual di Taman Margasatwa Ragunan. Setiap tahapan, kata dia, mulai dari pengadaan bahan pakan, proses penyiapan, hingga pakan tersebut dikonsumsi oleh satwa, serta berada di bawah pengawasan langsung kurator, dokter hewan, nutrisionis, pengelola pakan satwa, dan perawat satwa.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.