Ahli Klimatologi Ungkap Indonesia Alami Musim Hujan Lebih Cepat
Minggu, 02 Nov 2025, 23:20 WIBJAKARTA - Ahli Klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Erma Yulihastin, memperkirakan Indonesia akan mengalami puncak musim hujan lebih cepat.
"Misalnya Desember harusnya itu awal dari musim hujan. Dan normalnya nanti Januari dan Februari," kata Erma, Minggu (2/11).
Sebaliknya, menurut dia, hal itu tidak terjadi pada kondisi saat ini. Ia mencontohkan seperti Bandung akan mengalami pada November nanti atau dasarian kedua yang akan menjadi puncak musim hujan hingga 500 millimeter.
"Kondisi ini apakah yang di Bandung siap. Sementara sekarang ini sudah banjir di Bojong Siang, Dayeuhkolot banjir daerah-daerah itu," ujar dia.
Erma mengatakan kondisi itu disebabkan karena cuaca yang berubah. Untuk itu, masyarakat harus beradaptasi dengan kondisi ini.
"Jadi keluhan- keluhan masyarakat, itulah yang sering kita rasakan. Menghadapi puncak musim hujan yang terjadi lebih awal," ucap dia.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengimbau masyarakat untuk waspada karena Indonesia saat ini telah memasuki musim hujan.
"Musim hujan mulai relatif tidak serentak, namanya alam ya," kata Dwikorita.
Menurut dia, wilayah yang dikategorikan sebagai musim hujan. Karena berdasarkan prediksi klimatologi memprediksi curah hujan rata-rata bulanan itu berangsur-angsur mengalami kenaikan.
"Jadi secara rata-rata bulanan cirinya hujan akan lebih tinggi. Intensitasnya semakin tinggi," ujar dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Champions: Thibaut Courtois Tampil Gemilang, Real Madrid Susah Payah Kalahkan Inter Milan 2-1
-
Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangarango Diperpanjang, TNGGP Imbau Pendaki "Refund" Tiket Lewat WhatsApp
-
Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu Punya Dana Cukup Bayar Utang Kereta Cepat
-
Bank of England: Awas Krisis Ekonomi Global Akibat Kecanggihan AI
-
Kemarau Makin Parah! 45 Desa di Purwakarta Kesulitan Dapat Air Bersih
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000/Gram, Naik Rp31.000
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.