Wali Kota: Pemkot Bandung Fokus Wujudkan APBD 2026 Efisien dan Transparan
Sabtu, 01 Nov 2025, 19:45 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen mewujudkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 yang efisien, transparan, dan berpihak pada pelayanan publik.
Hal itu dilontarkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat (31/10).
Wali Kota Farhan menyampaikan apresiasi atas pandangan, saran, dan kritik konstruktif dari seluruh fraksi DPRD. Ia memastikan, seluruh masukan akan menjadi acuan dalam penyempurnaan dokumen Raperda APBD 2026 agar pelaksanaan anggaran tahun depan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
âPemkot Bandung akan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, dengan tetap menjaga prinsip efisiensi dan akuntabilitas,â ujar dia di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.
Menjawab sorotan beberapa fraksi terkait pengelolaan belanja pegawai dan efektivitas program, Wali Kota Farhan menyampaikan, Pemkot Bandung terus merasionalisasi belanja rutin serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam perencanaan dan pelaporan keuangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan transparansi publik.
Di tengah dinamika fiskal nasional dan penyesuaian transfer dari pemerintah pusat, Wali Kota Farhan menyatakan, Pemkot Bandung tetap menjaga prioritas pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
âKeterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Bandung,â tutur dia.
Selain efisiensi, Pemkot Bandung juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Wali Kota Farhan menjelaskan, penguatan potensi ekonomi lokal menjadi salah satu kunci kemandirian fiskal kota.
âBandung memiliki ekosistem ekonomi kreatif dan sektor jasa yang kuat. Kita akan dorong agar berkontribusi lebih besar terhadap PAD, tanpa membebani masyarakat,â kata Wali Kota Farhan.
Sebagai penutup, Wali Kota Farhan berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan DPRD dalam proses pembahasan Raperda APBD 2026.
Ia berharap, rancangan anggaran tersebut dapat segera disahkan dan dijalankan sesuai prinsip efisiensi, transparansi, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. ils/I-1
- APBD
- Pemkot Bandung
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Selamat Datang di Festival Horor MotelX Lisbon, Di Mana Mimpi Buruk adalah Mimpi Indah
-
Bukan Sekadar Kerja Sama! Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Benteng Hukum
-
Lobster Batam Tembus Singapura, Pasar Ekspor Makin Menggoda
-
Pemkot Siapkan Kesempatan Kerja bagi Mantan Karyawan Kebun Binatang Bandung
-
Barcelona Menggila! Feyenoord Dihajar 5-1 di Camp Nou
-
Imbas Padatnya Antrean di Berbagai SPBU, Harga BBM Eceran dan Pertamini di Sulsel Naik Tinggi
-
Warisan Lokal Naik Panggung, Tenun Bali Bidik Pasar Ekonomi Kreatif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.