DPR RI Dorong Percepatan Modernisasi Pertanian di Papua
Jumat, 31 Okt 2025, 17:08 WIBSENTANI - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, guna mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga teknis terkait.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan saat diwawancarai di Sentani, Jumat (31/10), mengatakan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Papua guna membahas penguatan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian berbasis kawasan.
"Papua memiliki sumber daya alam yang besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional, namun masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti infrastruktur, akses pasar, dan teknologi pertanian," katanya.
Menurut Ahmad, modernisasi menjadi kunci utama agar potensi tersebut dapat dioptimalkan secara berkelanjutan, bukan sekedar penggunaan alat dan mesin pertanian, namun juga terpadu menyangkut pola pikir, penguatan kapasitas, serta kolaborasi lintas sektor.
"Papua harus mendapatkan prioritas dalam program modernisasi pertanian berbasis kawasan, hal ini ikut mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian," ujarnya.
Pihaknya berharap Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan lembaga teknis terkait, segera mempercepat implementasi program modernisasi tersebut.
"Implementasi program modernisasi termasuk pelatihan pertanian, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan kelembagaan petani di tingkat kampung," kata Ahmad Yohan.
Dia menambahkan pentingnya peran Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama BUMN Pangan dan ID Food dalam memperkuat sistem cadangan pangan daerah. Langkah ini perlu disertai dengan integrasi data produk, agar harga pangan di Papua terjaga.
"Kami mendorong agar pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten kota, untuk memperkuat kebijakan daerah yang mendukung sektor pertanian," ucap Ahmad Yohan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
400 Jalur Tikus di Kalbar Jadi "Jalan Tol" PMI Ilegal ke Malaysia
-
Dinas SDA: Banjir Rob Intai Jakarta Utara pada 13-14 dan 25-31 Oktober
-
Polres Pekalongan Kota Amankan Puluhan Kendaraan yang Terlibat Balap Liar
-
Iran Makin Terkucil, Tambah Banyak yang Memutuskan Hubungan Diplomatik
-
DPR Minta Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Paparan Asap Sudah Parah
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.