Menekraf: Sektor Ekraf Sumbang Rp1.500 Triliun pada PDB Nasional
Rabu, 29 Okt 2025, 20:57 WIBJAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan sektor ekonomi kreatif (ekraf) berhasil menyumbangkan 1.500 triliun rupiah kepada produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
"Kontribusi ekraf terhadap PDB Nasional juga terus meningkat, saat ini telah mencapai 1.500 triliun rupiah," kata Teuku saat pembukaan acara National Cybersecurity Connect 2025 di Jakarta Selatan pada Rabu (29/10).
Dia menambahkan, ekraf juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Teuku menyebutkan sektor ekonomi tersebut telah menyerap lebih dari 26,5 juta tenaga kerja.
Kemudian, Teuku menuturkan pada semester pertama tahun 2025 ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia telah mencapai 12,9 miliar dollar AS. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Pada periode yang sama, Kemenekraf juga mencatat nilai investasi sektor ekraf di Indonesia mencapai 90,12 triliun rupiah.
Riefky mengatakan, saat ini aspek kreativitas digital serta teknologi yang menjadi salah satu basis bagi sektor ekraf Indonesia.
Untuk itu, Kemenekraf membentuk kedeputian dalam struktur organisasi lembaga yang khusus menaungi bidang teknologi dan digital.
"Ada direktorat yang kaitannya dengan gim, ada Direktorat Aplikasi, ada Direktorat Konten Digital, ada Direktorat Teknologi Digital Baru yang menaungi ekosistem blockchain, cybersecurity, dan juga web3, kemudian ada Direktorat Jasa TIK (Teknologi, Informasi, dan Komunikasi)," ujar Teuku.
Namun, dia menilai seiring meningkatnya upaya digitalisasi pada aktivitas kreatif di Indonesia, ancaman terhadap keamanan siber di industri kreatif juga meningkat pesat.
"Kami percaya bahwa keamanan siber mampu menjadi perisai yang melindungi inovasi dan industri kreatif nasional," ucap dia.
Teuku menegaskan, Kementerian Ekonomi Kreatif memiliki peran strategis untuk mendorong para perusahaan digital (startup) teknologi lokal untuk mengembangkan solusi keamanan siber agar Indonesia tidak hanya sebatas menjadi pengguna dari teknologi keamanan digital.
"Inovasi-inovasi ini terus didukung agar Indonesia menjadi produsen, bukan hanya pengguna teknologi keamanan digital," katanya. Ant
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
-
Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Kemenekraf Genjot Literasi Bisnis Pelaku Ekraf di Tapanuli Selatan
-
IFG dan Jamkrindo Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Pulihkan Perekonomian Aceh Tamiang Pascabencana, Kemenekraf Aktifkan Ruang Kreatif Masyarakat
-
Sleman Creative Weeks Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
-
Pelaku Bisnis Wisata Terus Dikembangkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.