DPR Perjuangkan Sambungan Listrik untuk Dua Kelurahan di Sorong
Selasa, 28 Okt 2025, 08:06 WIBSORONG â Anggota DPR RI, Faujia Helga Tampubolon, memperjuangkan realisasi sambungan listrik di dua kelurahan Kota Sorong, Papua Barat Daya, sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam masa reses.
Faujia mengatakan aspirasi tersebut merupakan kebutuhan mendasar warga yang disampaikan langsung saat dirinya melakukan kunjungan kerja di sejumlah titik di Kota Sorong.
"Reses kali ini saya mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami akan koneksikan aspirasi ini dengan kementerian terkait, BUMN, dan pemerintah daerah," ujar anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Daya di Sorong, Selasa (28/10).
Ia menyebutkan dua kelurahan yang mengajukan permohonan penerangan listrik adalah Kelurahan Remu Selatan dan Kelurahan Malawei, Distrik Manoi, Kota Sorong.
Menurut dia, terdapat 17 rumah di RT 6/RW 6 Kelurahan Remu Selatan yang hingga kini belum pernah teraliri listrik sejak dibangun.
Rumah-rumah tersebut sebagian besar merupakan rumah subsidi dan hunian sederhana milik warga berpenghasilan rendah yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.
"Tidak boleh lagi ada warga yang hidup dalam gelap. Kami akan berkoordinasi dengan PLN agar rumah-rumah tersebut segera dipasangi meteran listrik resmi. Ini hak masyarakat," tegas Faujia.
Ketua RT 6/RW 6 Kelurahan Remu Selatan Ivon Kemesrar mengatakan bahwa warganya belum menikmati penerangan listrik sebagaimana mestinya.
"Sejak rumah ini dibangun, belum ada sambungan listrik resmi. Selama ini kami hanya menyambung dari tetangga. Kami sangat bersyukur karena Ibu Faujia datang langsung dan memberikan perhatian," ujarnya.
Selain memperjuangkan penerangan listrik, Faujia juga menyalurkan bantuan gerobak besi kepada sejumlah mama-mama kuli panggul ikan puri, tepatnya di RT 1/RW 4 Kelurahan Malawei.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi kecil dan mendorong kemandirian pelaku UMKM lokal.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
-
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada
-
Okupansi Hotel Anjlok Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Serang Siapkan Festival untuk Bangkitkan Wisata
-
Dinas SDA: Banjir Rob Intai Jakarta Utara pada 13-14 dan 25-31 Oktober
-
DPR Minta Pemerintah Tetapkan KLB Karhutla, Paparan Asap Sudah Parah
-
Sentimen Global Masih Dominan - 24 September 2026
-
Aksi Hari Tani Nasional di DPR, Massa Bawa Sayur dan Hasil Kebun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.