FAM Ajukan Banding atas Sanksi FIFA Terkait Skandal Pemain Naturalisasi
Kamis, 16 Okt 2025, 08:45 WIBKUALA LUMPUR, MALAYSIA - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengajukan banding kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) atas keputusan yang menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain tim nasionalnegara itu yang terlibat dalam skandal kelayakan pemain, seperti dilaporkan Bernama padahari Rabu (15/10).
Bulan lalu, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama satu tahun kepada tujuh pemain kelahiran luar negeri yang dinilai tampil secara tidak sah bersama tim nasional Malaysia. Selain itu, FAM juga didenda sebesar440.000 dollar AS (sekitar 7,2 miliar rupiah).
FIFA menuduh FAM menyerahkan dokumen palsu atau tidak sah untuk membuktikan bahwa ketujuh pemain tersebut memiliki keturunan Malaysia, sehingga dianggap memenuhi syarat untuk membela tim nasional. Namun, hasil penyelidikan menunjukkan tidak ada satu pun dari para pemain itu,yang sebelumnya membantu Malaysia menang telak 4-0 atas Vietnam dalam laga kualifikasi Piala Asia pada Juni lalu,yang memiliki orang tua atau kakek-nenek kelahiran Malaysia.
Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, mengatakan pihaknya kini tengah mempersiapkan langkah banding dengan lebih hati-hati dan menyeluruh.
âProses banding ini ibarat babak kedua bagi kami. Karena itu, kami ingin memastikan persiapan dilakukan lebih matang, tidak tergesa-gesa, dan tanpa tekanan,â ujarnya usai kemenangan Malaysia 5-1 atas Laos dalam laga kualifikasi Piala Asia pada hari Selasa.
FAM menegaskan bahwa pihaknya bertindak dengan itikad baik dan tidak bermaksud menipu, dengan menyebut masalah ini sebagai âkesalahan teknisâ dalam proses administrasi pemain naturalisasi.
Banding ini menjadi langkah penting bagi FAM untuk memulihkan reputasi federasi sekaligus memperjuangkan hak tujuh pemain yang saat ini dilarang tampil di ajang internasional.
- FIFA
- sanksi fifa
- timnas malaysia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hati-hati Pakai Mobil Hybrid! Isi BBM Tak Sesuai Picu Terjadinya "Knocking"
-
GSP Segera Berakhir, Mendag Kebut I-EU CEPA Berlaku 2027
-
Kritik Wasit di Piala Dunia 2026, FIFA Hukum Pelatih Mesir Hossam Hassan Tiga Laga, Zico Absen Lima Pertandingan
-
Target Aksesi OECD 2 Tahun, Airlangga Pacu Reformasi Ekonomi
-
Korupsi APBKam Rp404,5 Juta, Mantan Penghulu Rawa Mekar Jaya Jadi Tersangka.
-
Wow! Malaysia Pimpin Grup A FIFA ASEAN CUP Sehabis Sikat Bangladesh 3 Gol Tanpa Balas
-
John Herdman Kobarkan Semangat Jelang Duel Bergengsi Indonesia vs Malaysia Sore Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.