Foto: ecoprint Edith House Mitra Binaan Astra yang Perlahan Naik Kelas

Berangkat dari masalah limbah lingkungan, Edith House berkolaborasi dengan para penjahit untuk memulai langkah kecil dalam menciptakan produk fashion & kerajinan ramah lingkungan.

Berlandaskan pada 3P (Planet, People & Profit), Edith House senantiasa mewujudkan proses bisnis lestari. Edith House memilih serat alami dan limbah kulit sebagai bahan baku. Serta memanfaatkan unsur alam dari dedaunan, bunga dan batang serta proses pewarnaan yang berperan utama sebagai motif dalam setiap karya yang dihasilkan.

Semua unsur ramah lingkungan tersebut Edith House dapatkan penuh dari alam Indonesia. Hasil karya ecoprint Edith House dikreasikan kembali menjadi produk siap pakai. Uniknya, Edith House bukan hanya memproduksi barang, melainkan turut mengedukasi masyarakat. Caranya dengan pemberdayaan manusia dan alam terus menerus dilakukan dengan menerapkan proses 3R dalam setiap proses produksinya. Yaitu dengan melakukan pemanfaatan kembali daun-daun, limbah pewarna alam, dan kain perca untuk dijadikan hal yang bermanfaat.

Sejak Mengikuti Pelatihan binaan dari Astra sejak 2024, Edita Rianti Anastasia salah satu pendiri Edith House merasakan manfaat yang sangat luar biasa. mendapatkan pelatihan dalam dunia fashion, mengikuti perogram Spark dam akademi Fashion membuat jam terbang dan produk bahan dari eco print dan limbah alami teresebut naik kelas

Edita Rianti Anastasia menyiapkan kain untuk melakukan proses kreatif dalam menyusun pola ecoprint dalam kain

Memilih tanaman untuk menjadi sebuah pola yang sangat cantik

tanaman dari berbagai daerah di Indonesia bisa menjadi pilihan dalam membuat pola

Menggunakan pewarna alami

Mengukur bahan untuk dijadikan sebuah produk bisa baju, kemeja, topi, vest, jilbab, topi hingga sepatu

Pola dan jenis pakaian yang akan diproduksi

Edita Rianti Anastasia bersama koleksi buatannya

Doc. Foto: Koran Jakarta/Wahyu AP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.