Pemkot Surabaya Optimalkan Aset dan Tingkatkan Layanan Nontuna
Kamis, 18 Sep 2025, 16:55 WIBSurabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur mengoptimalkan aset dan teknologi non-tunai sebagai strategi jitu penataan ulang manajemen keuangan di tengah pemangkasan dana transfer ke daerah dari pusat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Kamis (18/9), mengatakan strategi fiskal ini bertumpu pada tiga pilar utama, yakni kejujuran, optimalisasi aset dan pengawasan berbasis teknologi.
Ia menggarisbawahi pentingnya kejujuran untuk transparansi agar semua kebutuhan dan pengeluaran bisa diketahui secara jelas.
"Sehingga, pentingnya kejujuran dalam setiap laporan keuangan. Jadi, berapa yang perlu disampaikan, sampaikan," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Untuk menutupi potensi kekurangan dana, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan aset-asetnya yang selama ini belum produktif atau idle.
"Hasil dari penyewaan ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru yang signifikan, yang bisa digunakan untuk menutup kekurangan transfer keuangan daerah,â katanya.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga berfokus pada pengawasan ketat untuk mencegah kebocoran anggaran. Caranya, dengan menerapkan sistem pembayaran non-tunai. Sistem ini, misalnya, diterapkan pada sektor pajak hotel dan restoran.
"Kita menggunakan aplikator atau aplikasi. Melalui aplikasi ini, data pendapatan bisa langsung terintegrasi dengan sistem pemerintah kota tanpa perlu pemeriksaan manual. Metode ini menjamin transparansi dan akurasi, meminimalkan ruang untuk kebocoran dana,â ucapnya.
Dengan demikian, meski Surabaya tengah menghadapi tantangan fiskal, Wali Kota Eri menyatakan bahwa pemkot siap mengoptimalkan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Dengan fiskal yang kuat dan strategi yang matang, Surabaya membuktikan diri sebagai kota yang siap menghadapi tantangan ekonomi,â katanya.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Mobilitas dan Distribusi Logistik Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Pelebaran 950 Meter Jalan Wiyung-Menganti Dipercepat untuk Rampung 2026
-
Pemkab Pamekasan Terjunkan Tim Pemantau, Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi bagi Nelayan
-
Menteri PU Pastikan Jalan Trans Flores Kembali Berfungsi Pascagempa di NTT
-
Bom Waktu Ebola di Kamp Pengungsian: 1.000 Orang Terancam Tewas
-
Kasus TPPO Disosialisasikan kepada Warga
-
Presiden Prabowo Tiba di Lombok Barat untuk Resmikan Lima Bendungan
-
Catat! Ini Batas Waktu Pengambilan PIN SPMB Jatim 2026 untuk Calon Murid Baru, Gampang Banget
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.