Mengapa BMKG Memasang Radar Cuaca di Cilacap dengan Jangkauan 400 KM
Jumat, 22 Agu 2025, 15:37 WIBCILACAP - Â Apa alas an Cilacap dipilih untuk memasang radar cuaca oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Ini guna memperkuat sistem pemantauan dan peringatan dini bencana hidrometeorologi di provinsi itu serta mendukung keselamatan nelayan.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Cilacap, Jumat, mengatakan radar cuaca yang menggunakan frekuensi S Band tersebut masih dalam proses instalasi di wilayah Kecamatan Jeruklegi dan ditargetkan dapat mulai beroperasi penuh pada awal tahun 2026. Dalam hal ini, kata dia, radar cuaca tersebut berfungsi untuk observasi kondisi cuaca secara waktu nyata dengan cakupan hingga radius 400 kilometer.
"Radar ini dapat memberikan informasi setiap 10 menit, sehingga potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, hingga badai dapat terdeteksi sejak dini. Harapannya, keselamatan nelayan maupun masyarakat di darat lebih terlindungi," katanya.
Oleh karena data dari radar cuaca tersebut akan tersedia setiap 10 menit, kata dia, memungkinkan peringatan dini diberikan kepada masyarakat satu hingga tiga jam sebelum cuaca ekstrem terjadi. Lebih lanjut, dia mengatakan pemasangan radar cuaca di Cilacap sangat penting, karena wilayah Jateng bagian selatan belum terjangkau oleh radar sejenis yang terpasang di Semarang dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Padahal, kata dia, banyak potensi bencana hidrometeorologi di hampir seluruh wilayah Jateng. Oleh karena itu, lanjut dia, pemasangan radar cuaca di Cilacap juga ditujukan untuk merapatkan jaringan sistem pemantauan dan peringatan dini bencana hidrometeorologi di wilayah Jateng.
âUntuk merapatkan jaringan tadi, paling tepat titiknya ya di Cilacap, apalagi ada beberapa industri penting seperti Pertamina dan pabrik semen, itu juga harus dilindungi,â kata Dwikorita usai membuka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Kabupaten Cilacap Tahun 2025.
Sementara itu, anggota Komisi V DPR Novita Wijayanti mengapresiasi pemasangan radar cuaca oleh BMKG di Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Menurut dia, pemasangan radar cuaca tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah.
"Alat canggih ini harapannya bisa digunakan secara maksimal dan akurat. Informasi yang disampaikan memiliki akurasi tinggi, sehingga masyarakat terlindungi dan keselamatannya terjaga," kata Novita.
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
- radar cuaca
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kasus Gigitan Hewan Pembawa Rabies Meningkat, Pemkab Dompu Perkuat Koordinasi Pencegahan.
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
Atlet Asian Games Dikukuhkan, Voli Janji Beri Kejutan
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
BMKG Prakirakan Sejumlah Kota di Indonesia Berpotensi Hujan pada Kamis Ini
-
Modi dan Xi Jinping Bertemu, India-Tiongkok Sepakat Selesaikan Sengketa Perbatasan
-
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.