Pemkab Gunung Mas Siapkan Rp4 M Bangun Jembatan Lintas Kecamatan
Senin, 18 Agu 2025, 15:40 WIBPalangka Raya -- Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan anggaran senilai Rp4 miliar untuk menangani pembangunan jembatan penghubung kecamatan yang menjadi akses utama dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.
"Anggaran Rp4 miliar ini untuk pembangunan Jembatan Nango permanen dengan konstruksi pile slab yang terletak di Desa Tewang Pajangan, Kecamatan Kurun selaku penghubung antar kecamatan," kata Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong di Kuala Kurun, Senin.
Dia mengatakan pembangunan jembatan tersebut telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran 2025, karena itu dia berharap bantuan masyarakat dalam pengawasan pekerjaan sehingga proyek yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan.
"Saat ini perkembangan atau progres pembangunan jembatan permanen tersebut baru 9,30 persen. Semoga pembangunan Jembatan Nango permanen berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada kendala apapun,â katanya.
Dia mengatakan, sebelumnya persiapan pembangunan Jembatan Nango permanen sudah dilakukan pada Juli 2025. Walau progresnya baru mencapai 9,30 persen, namun saat ini seluruh bahan dan material sudah siap di lokasi.
Pernyataan itu diungkapkan Jaya Monong saat dikonfirmasi terkait peninjauan pembangunan Jembatan Nango permanen bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas Bambang Jaya.
Ia berharap semua pengerjaan Jembatan Nango permanen berjalan dengan baik dan lancar, sehingga selesai pada Desember 2025 dan dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, pembangunan Jembatan Nango permanen juga menjadi wujud nyata implementasi program unggulan Tambun Bungai Maju. Program ini merupakan upaya Pemkab Gumas dalam membangun infrastruktur selama lima tahun ke depan.
Jembatan Nango ini sebelumnya terbuat dari kayu dengan usia yang cukup lama, sehingga beberapa kali mengalami kerusakan di beberapa bagian.
Oleh sebab itu, Pemkab Gumas menganggarkan Rp4Â miliar untuk membangun Jembatan Nango permanen pada tahun anggaran 2025. Jembatan permanen dibangun tepat di sebelah jembatan yang ada saat ini.
Kepala DPU Gumas Baryen mengatakan selama pembangunan jembatan permanen, jembatan kayu tetap dipertahankan demi menjaga arus lalu lintas masyarakat.
Dengan demikian, sambung Baryen, masyarakat tetap dapat menggunakan Jembatan Sei Nango yang lama jika ingin melintas di ruas jalan Kuala Kurun-Tumbang Miwan.
âJembatan Sei Nango terletak di lembah, jadi nanti jembatan permanen juga akan ditinggikan, hampir 1,5 meter di atas lantai jembatan kayu yang ada saat ini, supaya masyarakat lebih nyaman saat melewati jembatan permanen,â kata Baryen.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Pembangunan Sembilan Jembatan Aramco-Bailey di Lokasi Bencana Agam
-
Target pembangunan 43 jembatan gantung selesai akhir 2025
-
SPPG Polda DIY Diharapkan Jadi Model Pemenuhan Gizi Sekolah di Yogyakarta
-
DPR RI Dorong Pembentukan Pansus Percepatan Ekonomi serta Penyelesaian Wilayah Perbatasan Papua
-
Livoli Divisi I Tahun 2025: Yuso Yogyakarta dan Vita Solo di Final Putri
-
HiFi Air, Internet Berbasis Fixed Wireless Access Praktis untuk Rumah
-
Pembangunan jembatan terdampak bencana di Aceh Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.