Pemerintah Verifikasi Keamanan Gunung Rinjani Sebelum Buka Pendakian

Kamis, 07 Agu 2025, 23:18 WIB

Jakarta -- Pemerintah akan melakukan verifikasi lanjutkan untuk memastikan keamanan operasi pendakian Gunung Rinjani sebelum kembali dilanjutkan dengan standar operasional prosedur (SOP) baru yang rencananya mulai berlaku pada 11 Agustus 2025.  

"Jadi setelah ada perbaikan trail untuk menjamin keamanan pengunjung dan nanti ada tim verifikasi yang akan memverifikasi apakah sudah betul-betul aman dan layak untuk pendakian kembali," kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Satyawan Pudyatmoko ditemui di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Awan topi terjadi di Gunung Rinjani — Sumber: istimewa

Dia mengatakan hasil verifikasi tersebut rencananya akan dibahas dalam rapat yang diadakan pada Jumat besok (8/8).

Pertemuan itu akan dihadiri berbagai pihak selain dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) termasuk Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah setempat. Dilibatkan pula, asosiasi wisata alam yang beraktivitas di Taman Nasional Gunung Rinjani untuk mendengarkan hasil verifikasi. 

"Apabila tim verifikasi sudah menyatakan itu layak dan semua pihak sudah setuju layak maka akan segera dibuka," kata Satyawan.

"Penutupan sampai tanggal 10, sehingga nanti bukanya tanggal 11. Tapi kita tunggu saja besok," tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mulai 11 Agustus 2025 memberlakukan SOP pendakian Gunung Rinjani. Tidak hanya itu, akan dilakukan pula proses peningkatan keterampilan untuk 371 porter dan pemandu yang beroperasi di Gunung Rinjani.  

Langkah itu dilakukan setelah terjadi sejumlah insiden, termasuk pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang meninggal dunia usai tergelincir masuk jurang sedalam 600 meter.

  • Gunung Rinjani

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.