Mantan Gelandang Arsenal Thomas Partey Bebas Bersyarat dari Tuduhan Pemerkosaan
Rabu, 06 Agu 2025, 09:00 WIBLONDON, INGGRIS â Mantan pemain Arsenal, Thomas Partey, resmi mendapat pembebasan bersyarat pada hari Selasa (5/8) waktu setempat setelah menjalani sidang di Pengadilan Westminster, London, atas tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual.
Gelandang tim nasional Ghana berusia 32 tahun itu didakwa dengan lima tuduhan pemerkosaan terhadap dua perempuan, serta satu tuduhan pelecehan seksual terhadap perempuan ketiga. Dugaan tindakan kriminal tersebut terjadi pada periode 2021 hingga 2022, saat Partey masih berseragam Arsenal.
Partey didakwa secara resmi pada tanggal 4 Juli lalu, hanya empat hari setelah kontraknya bersama Arsenal berakhir pada tanggal30 Juni.
Dalam persidangan, Partey tampil mengenakan sweater hitam berkerah ritsleting dan berdiri di dalam ruang tahanan dengan tangan di belakang. Ia tidak menunjukkan reaksi apa pun saat dakwaan dibacakan dan tidak diminta untuk menyampaikan pembelaan.
Kuasa hukum Partey, Jenny Wiltshire, sebelumnya menyatakan bahwa kliennya membantah semua tuduhan. âThomas menyangkal seluruh dakwaan yang ditujukan padanya dan menyambut baik kesempatan untuk akhirnya membersihkan namanya,â ujarnya.
Sebagai bagian dari syarat bebas bersyarat, Partey dilarang menghubungi ketiga perempuan pelapor dan wajib memberi tahu polisi terkait perubahan alamat tetap atau rencana bepergian ke luar negeri.
Dalam beberapa hari terakhir, Partey dikabarkan tengah didekati klub La Liga Spanyol, Villarreal. Saat persidangan berlangsung, hakim kepala Paul Goldspring menyatakan, âSaya mengerti dia tidak lagi bekerja di negara ini dan kini bermain di Spanyol.â
Partey dijadwalkan kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Old Bailey, London, pada tanggal2 September mendatang.
Kelompok Arsenal Supporters Against Sexual Violence menyatakan kekecewaannya terhadap klub asal London Utara itu atas penanganan kasus tersebut.
Berbicara di luar pengadilan, perwakilan kelompok, Honor Barber, mengatakan kepada kantor berita PA, âKami tak pernah ingin berada dalam posisi di mana klub yang kami cintai dan klub yang punya nilai-nilai yang kami yakini terus memainkan seorang pemain yang kini menghadapi sidang atas enam tuduhan kekerasan seksual.â
Barber menambahkan, kelompoknya telah menggelar aksi protes di hampir setiap laga kandang Arsenal musim lalu guna mematahkan âdinding keheninganâ yang dibangun klub terkait isu tersebut.
Mereka mendesak Arsenal untuk mempublikasikan kebijakan internal terkait kekerasan seksual, menangguhkan siapa pun yang tengah diselidiki atas pelanggaran seksual, serta memberikan dukungan layak bagi para penyintas.
Polisi Inggris menyatakan laporan pertama atas dugaan pemerkosaan diterima pada bulan Februari 2022. Partey bergabung dengan Arsenal pada Oktober 2020 dari Atletico Madrid dengan nilai transfer 45 juta pound (sekitar 864 miliar rupiah).
Ia tampil dalam 52 pertandingan musim lalu dan mencetak empat gol. Secara keseluruhan, Partey membela Arsenal dalam 167 laga dan mencetak sembilan gol. Di level internasional, ia telah mencatatkan 51 caps bersama timnas Ghana.
Seorang juru bicara Arsenal sebelumnya menyatakan: âKontrak sang pemain berakhir pada 30 Juni. Mengingat proses hukum yang masih berjalan, klub tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut terkait kasus ini.â
- villarreal
- Arsenal
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
10 Singa Mati di Cagar Alam Tanzania, Diduga Keracunan
-
Arsenal Kalahkan Coventry City 3-0 dalam Pertandingan Pembuka Liga Inggris
-
Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan
-
Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus
-
Perkuat Keselamatan Transportasi Nasional, 471 Perwira Transportasi Kemenhub Dilantik di Makassar
-
Titik Temu Masa Lalu dan Masa Kini
-
Harga Emas Antam pada Sabtu (29/8) Anjlok Rp48.000 Menjadi Rp2,670 Juta/Gr
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.