Bahaya Calo Nyata, Menteri Karding Wanti Wanti CPMI Pahami Migrasi Cegah Diperjualbelikan
Kamis, 31 Jul 2025, 12:28 WIBBANDAR LAMPUNG â Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menegaskan pentingnya pemahaman calon pekerja migran Indonesia (CPMI) terhadap proses migrasi antar negara yang aman dan prosedural.Â
Menteri Karding menilai rendahnya literasi masyarakat soal migrasi menjadi celah praktik percaloan yang kerap menjebak calon pekerja migran.Â
âProblem pertama soal pengetahuan tentang migrasi itu sendiri di masyarakat masih sangat terbatas, sehingga mereka banyak menggunakan calo,â kata Menteri Karding usai mengunjungi pusat pelatihan Nusa Daya Academy di BandarLampung, Provinsi Lampung, Selasa (30/7/2025).
Menteri Karding mengingatkan bahwa bahaya calo sangat nyata, terutama karena korban biasanya diberangkatkan tanpa dokumen dan keterampilan yang memadai.
âKontrak mereka lemah, bahkan ada yang tidak dikontrak. Akhirnya mereka bisa seperti diperjualbelikan. Jangan sampai berangkat secara ilegal,â tegasnya.
Terkait upaya penindakan, Menteri Karding mengungkapkan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) telah membentuk Tim Reaksi Cepat yang bertugas menangani pencegahan penempatan ilegal dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
âMasalah perlindungan ini tidak boleh hanya kementerian sendiri. Harus melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat,â tambah Karding.
Dalam upaya pencegahan dari desa, Menteri Karding menjelaskan KemenP2MI tengah mendorong pembentukan Desa Migrasi Emas. Desa ini dirancang sebagai basis informasi, pengawasan, dan perlindungan bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri.
âKarena rekrutmennya banyak dari desa, maka kami bentuk sistem dan tim di sana untuk melindungi masyarakat,â ujarnya.
- Budaya Literasi
- Pekerja Migran Ilegal
- Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Mengintegrasikan Deteksi Kanker Payudara dengan CKG SMART
-
Bukan Lagi Pekerja Rendah, RI Dorong Penempatan PMI Terampil ke UEA
-
Pasar Literasi 2026, Upaya Menghidupkan Budaya Literasi
-
KKP Pacu Ekspor Nila, Pasar Global Jadi Sasaran Baru
-
Kementerian P2MI Gagalkan Calon Tentara Bayaran, CPMI Asal Tulungagung Diimingi Gaji Rp40 Juta
-
Giant Sea Wall Berbasis Mangrove akan Groundbreaking Oktober Ini
-
Uang Hasil Korupsi Jangan Cuma Masuk Kas Negara, Komnas HAM Tuntut Bagi Hasil untuk Korban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.