Foto: Perluas Edukasi Mengenai Bahaya Cacar Api, Maia Estianty Jadi Duta Kampanye Kesehatan Kenali Cacar Api
Country Medical Director GSK Indonesia dr. Calvin Kwan (kanan) bersama Duta Kampanye Kenali Cacar Api Maia Estianty (tengah), mengikuti talkshow edukasi dan kampanye mengenai penyakit cacar api, Jakarta, Selasa (22/7). Herpes Zoster, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Cacar Api, merupakan penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang juga menyebabkan cacar air,Cacar Api bisa berdampak besar pada kualitas hidup, terutama karena komplikasi seperti Nyeri Pascaherpes (NPH) yang membuat aktivitas sehari-hari jadi terasa berat. Dalam beberapa kondisi, Cacar Api bahkan bisa menyebabkan hilangnya kemandirian secara permanen, sehingga mereka sulit menjalani gaya hidup dan aktivitas seperti biasa. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasien, tapi juga keluarga, dan bisa meningkatkan kebutuhan akan perawatan jangka panjang. Di Indonesia, angka kejadian kasus Herpes Zoster sebesar 28 per 10.000 peserta JKN pada tahun 2015-2022.
Duta Kampanye Kenali Cacar Api Maia Estianty menyampaikan edukasi saat mengikuti talkshow edukasi dan kampanye mengenai penyakit cacar api, Jakarta, Selasa (22/7). Herpes Zoster, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Cacar Api, merupakan penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang juga menyebabkan cacar air,Cacar Api bisa berdampak besar pada kualitas hidup, terutama karena komplikasi seperti Nyeri Pascaherpes (NPH) yang membuat aktivitas sehari-hari jadi terasa berat. Dalam beberapa kondisi, Cacar Api bahkan bisa menyebabkan hilangnya kemandirian secara permanen, sehingga mereka sulit menjalani gaya hidup dan aktivitas seperti biasa. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasien, tapi juga keluarga, dan bisa meningkatkan kebutuhan akan perawatan jangka panjang. Di Indonesia, angka kejadian kasus Herpes Zoster sebesar 28 per 10.000 peserta JKN pada tahun 2015-2022.
Wakil ketua bidang pe ndidikan dan profesi (PERDOSKI), dr. Anesia Tania, Sp. D.V.E, FINSDV (kiri) bersama PERDOKI Dr. dr. Astrid B. Sulistomo, MPH, Sp.Ok, Subsp.BioKO (K), Duta Kampanye Kenali Cacar Api Maia Estianty (ketiga kiri), Administrator Kesehatan Ahli Madya, Direktorat Imunisasi, Kemenkes. dr. Ajie Mulia Avisena M.Epid (ketiga kanan), Director GSK Indonesia Ferdi Aliwarga (kedua kanan) dan General Manager Innovative Vaccine Altaf Juwale (kanan) berfoto bersama usai edukasi dan kampanye mengenai penyakit cacar api, Jakarta, Selasa (22/7). Herpes Zoster, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Cacar Api, merupakan penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang juga menyebabkan cacar air,Cacar Api bisa berdampak besar pada kualitas hidup, terutama karena komplikasi seperti Nyeri Pascaherpes (NPH) yang membuat aktivitas sehari-hari jadi terasa berat. Dalam beberapa kondisi, Cacar Api bahkan bisa menyebabkan hilangnya kemandirian secara permanen, sehingga mereka sulit menjalani gaya hidup dan aktivitas seperti biasa. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasien, tapi juga keluarga, dan bisa meningkatkan kebutuhan akan perawatan jangka panjang Di Indonesia, angka kejadian kasus Herpes Zoster sebesar 28 per 10.000 peserta JKN pada tahun 2015-2022.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.