BMKG Melaporkan 4,2 Miliar Liter Air Hujan Tumpah di Mataram
Minggu, 06 Jul 2025, 21:58 WIBMATARAM â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan ada sekitar 4,2 miliar liter air hujan tumpah dalam waktu singkat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Diperkirakan volume air yang tumpah di Kota Mataram sebesar 4,2 miliar liter air pada rentang waktu kurang dari enam jam," kata Kepala Stasiun Klimatologi NTB Nuga Putrantijo di Mataram, Minggu (6/7).
Nuga memaparkan volume curah hujan yang tercatat melalui data Agroclimate/ Automatic Weather Stasiun (AAWS/ AWS) dan Automatic Rain Gauge (ARG) adalah AWS Sigerongan sebanyak 111,4 milimeter, AAWS Stasiun Klimatologi NTB sebanyak 74,0 milimeter, dan ARG Mataram sebanyak 71,4 milimeter.
Menurutnya, kriteria volume itu masuk ke dalam kategori hujan lebat dalam skala harian (sampai dengan 100 milimeter per hari) dan hujan ekstrem dalam skala jam (lebih dari 50 milimeter per jam).
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya pada 6 Juli 2025, berbagai kawasan di Kota Mataram dilanda musibah banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak siang hingga sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat menyebut peristiwa banjir yang terjadi di Kota Mataram merendam tiga kecamatan yakni Kecamatan Sandubaya, Mataram, dan Cakranegara serta enam desa/kelurahan (Swete, Bertais, Kekalik Gerisak, Pagutan Permai, Majeluk, dan Gomong).
Kepala BPBD NTB, Ahmadi, mengatakan curah hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat, sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga.
Peristiwa hujan deras tersebut menyebabkan tembok keliling tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Sandubaya roboh ke arah jalan raya, pohon tumbang, dan satu unit mobil terseret banjir.
Masyarakat diimbau agar berhati-hati ketika di luar rumah serta diharapkan tidak membuang sampah pada saluran air dan membersihkan drainase untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan terjadi.
"Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba," pungkas Ahmadi.
Berita Terkait:
-
Lionel Messi Sampaikan Pesan Perpisahan Jelang Laga Terakhir Bersama Argentina
-
BMKG Prakirakan Cuaca di Pulau Jawa Berawan hingga Cerah Berawan
-
Transjakarta Larang Aktivitas Mengamen di Mikrotrans dan Halte
-
Memperkuat Imunisasi untuk Mencegah Penyakit pada Anak
-
BMKG: Hujan dengan Berbagai Intensitas Bakal Guyur Sejumlah Kota Besar di Wilayah Indonesia pada Minggu
-
Pemkot Ambon Minta Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Ber-KTP Ambon
-
Bosnia Gelar Pemilu Rumit, 3,4 Juta Pemilih Tentukan Arah Politik dan Keanggotaan Uni Eropa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.