Foto: DKI pastikan telah mitigasi risiko bencana kebakaran
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan telah memitigasi risiko bencana kebakaran yang kerap melanda kota metropolitan ini dan beragam upaya sudah dilakukan.
"Mitigasi risiko kebakaran sudah kami lakukan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Senin.
Menurut dia, selama ini Pemprov DKI Jakarta telah berupaya untuk memitigasi risiko kebakaran, dengan cara membangun posko, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Juga telah membentuk relawan pemadam kebakaran yang berada di lingkungan padat penduduk atau rawan terjadinya musibah kebakaran.
"Kami juga membangun hidran mandiri di permukiman padat penduduk," ujarnya.
Rano menambahkan bahwa Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) telah melakukan pembentukan dan pembinaan relawan di tingkat RW yang tersebar di 5 wilayah kota.
"Relawan ini kami berikan alat pemadam api ringan (APAR) agar ketika ada risiko kebakaran dapat ditanggulangi dengan cepat," katanya.
Sebelumnya, ribuan warga yang terdampak kebakaran di Kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terpaksa mengungsi di lahan kosong yang berada di dekat lokasi kebakaran pada Jumat (23/6) malam.
"Ada 3.200 jiwa yang terdiri dari 800 kepala keluarga yang terdampak akibat kebakaran ini," kata Ketua RW 04 Kapuk Sudiono di Jakarta.
Ia mengatakan sebagian warga sudah ada di lokasi pengungsian ini dan ada beberapa tenda yang sudah dibangun Pemprov DKI Jakarta untuk menampung para korban.
"Saat ini sudah ada warga yang di sini dan masih ada yang di luar pengungsian dan nanti akan datang ke sini," kata dia.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.