Menkop: Kopdes Merah Putih Dibentuk Lawan Ketidakadilan Ekonomi Desa
Kamis, 12 Jun 2025, 18:55 WIBJAKARTA - Pemerintah membentuk Koperasi Desa Merah Putih untuk melawan ketidakadilan ekonomi yang terjadi di desa. Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie, menyebut banyak desa miskin akibat praktik ekonomi yang tidak adil.
Menurut dia, ketimpangan itu ditemukan di hampir semua desa di Indonesia. Kondisi ini membuat masyarakat desa sulit berkembang secara ekonomi.
Ia menilai ketidakadilan tersebut bertentangan dengan tujuan konstitusi. Dalam UUD 1945, Indonesia ingin mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
"Karena dari hasil identifikasi praktek-praktek ekonomi yang tidak adil itu terjadi di desa-desa di seluruh Indonesia. Yang membuat desa atau masyarakat desa miskin," ucap dia saat hadir dalam diskusi tematik âProblematika Koperasi Desa Merah Putih" di Jakarta, Kamis (12/6).
Budi menekankan bahwa keadilan harus diwujudkan lebih dulu. Tanpa keadilan, kemakmuran sulit tercapai di desa.
Meski bukan ahli hukum, Budi yakin makna adil dan makmur sangat jelas. Karena itu, koperasi desa dibentuk untuk menciptakan keadilan ekonomi.
Menurut dia melalui Kopdes Merah Putih, warga desa akan punya kendali atas usahanya sendiri. Mereka tidak lagi tergantung pada pihak luar yang merugikan. ils/I-1
- Koperasi Desa Merah Putih
- Menkop
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kota Tangerang Berkomitmen Permudah Perizinan Berusaha
-
TNI Kerahkan Ratusan Personel untuk Tangani Karhutla di Seluruh Indonesia
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
Hercules TNI AU Bawa Ratusan APD dan Masker untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel.
-
Tak Lagi Sekadar Dibakar, Sampah di Kaltim Akan Jadi Sumber Energi Listrik.
-
Bafana Bafana Datang Lagi: Kombinasi Pengalaman dan Energi Baru Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
-
Perkuat Fasilitas Pengelolaan Persampahan, DLH Makassar Tambah Armada dan Siapkan Puluhan Mesin Pengolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.