Menteri UMKM: Teknologi Digital Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Rabu, 04 Jun 2025, 00:55 WIBJAKARTA - Menteri UMKM Maman Abdurrahman meminta pengusaha UMKM mulai mengubah pola berbisnis dengan sentuhan teknologi. Maman berharap pengusaha yang semula menggunakan pola konvensional kini harus menjangkau pemasaran melalui platform online.
Ia juga mendorong konsistensi para pengusaha UMKM dalam menjalankan usaha. Sekaligus melakukan evaluasi dan inovasi dalam membuat suatu produk.
"Jangan sampai kualitas produk yang sudah baik menurun. Selain itu, untuk memikat calon konsumen sebaiknya juga memperhatikan pengemasan produk dengan baik," kata Maman, lewat keterangannya, Selasa (3/6).
Menurut dia, teknologi digital saat ini semakin menjadi penggerak utama roda pertumbuhan ekonomi. Maman menyebut teknologi untuk meningkatkan penjualan dapat menumbuhkan ekonomi.
Menteri Maman menuturkan bahwa era digital mengubah gaya beli masyarakat Indonesia. Saat ini masyarakat bisa kapanpun dan dimanapun membeli produk yang mereka inginkan secara daring.
Menteri Maman juga meminta berbagai pihak khususnya pemerintah daerah dan para aplikator untuk menggali potensi komoditas unggulan di masing-masing daerah.
"Saya mencontohkan di Kalimantan Barat beberapa komoditas bisa dikembangkan dengan dukungan teknologi dan digitalisasi," kata Maman.
Sementara, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan, digitalisasi tidak bisa dihindari dari setiap aktivitas yang dijalani masyarakat saat ini. Ia menyadari penting digitalisasi dalam mendorong tumbuhg kembang UMKM.
"Kota Pontianak dari berbagai sisi termasuk pelayanan publik sudah mulai beralih ke digital, termasuk di pasar-pasar. Sehingga masyarakat di Pontianak tergolong masyarakat yang berkemajuan dan melek digital," kata Edi Rusdi Kamtono.
Lebih lanjut, Pontianak juga terus mendukung UMKM-nya melalui dukungan material termasuk peralatan. Salah satunya pada tahun ini dirintis rumah kemasan gratis untuk UMKM pemula. ils/I-1
- Teknologi Digital
- Kementerian UMKM
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
5 Bus Massa Pati Meluncur ke Jakarta, AMPB Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset
-
Perlu Ditiru, J&T Express Olah 146 Kg Seragam Bekas Menjadi Produk Bernilai
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
Tempe Didorong PHRI Berpotensi jadi Identitas Wisata Kuliner RI
-
Pengembangan produk UMKM berbasis kearifan lokal
-
Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik di Ancol
-
Sekolah Rakyat Bekasi Terapkan Asrama, DPR Soroti Pentingnya Pendampingan Siswa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.