Kementerian ESDM : Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang Batu Bara
Selasa, 20 Mei 2025, 22:59 WIBTANGERANG â Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bisa mengelola tambang batu bara melalui skema prioritas, sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 2025 tentang Minerba.
âYa, mungkin bisa (kelola tambang),â ucap Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, ketika ditemui di IPA Convention & Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (20/5).
Tri menyampaikan bahwa kriteria terkait koperasi yang bisa mengelola tambang nantinya akan diatur dalam aturan turunan UU Minerba. Saat ini, kata dia, pemerintah belum menentukan kriteria pasti koperasi yang bisa mengelola tambang batu bara.
â(Aturan turunannya) tahun ini,â kata Tri.
Pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) pada 18 Februari 2025 memungkinkan koperasi untuk mengelola tambang batu bara melalui skema prioritas.
Selain koperasi, UU tersebut juga memungkinkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan dan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengelola tambang batu bara.
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa Kementerian Koperasi akan menyeleksi koperasi-koperasi yang bisa mengelola tambang untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dasar koperasi.
Menurutnya, seleksi juga dilakukan untuk mencegah keberadaan koperasi fiktif yang tidak memiliki dasar operasional yang jelas atau hanya dibentuk untuk tujuan tertentu yang tidak sesuai dengan prinsip koperasi.
Saat ini, pemerintah tengah membentuk Koperasi Desa Merah Putih, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
Inpres itu merupakan strategi nasional untuk mempercepat terbentuknya 80.000 Koperasi Merah Putih di seluruh daerah di Indonesia.
Dalam poin pembukaan inpres tersebut dikatakan bahwa kebijakan pembentukan Koperasi Desa merupakan upaya memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan mewujudkan desa mandiri menuju Indonesia Emas 2045.
Koperasi Merah Putih juga diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi dan sosial masyarakat desa, meliputi layanan sembako murah, simpan pinjam, klinik desa, apotek, cold storage untuk hasil pertanian dan perikanan, serta distribusi logistik.
Dalam instruksinya, Presiden Prabowo melibatkan peran strategis kementerian dan pemerintah daerah. Misalnya, Kementerian Koperasi bertugas menyusun model bisnis koperasi, modul pendirian, serta pelatihan SDM koperasi berbasis digital.
- Kementerian ESDM
- Koperasi Merah Putih
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Abu Vulkanik Bukan Sekadar Debu! Ini Bahayanya bagi Penderita Penyakit Pernapasan
-
Sisir Titik Nol Hilangnya KM Virgo Transport 8, Polda Kalsel Kerahkan 3 Kapal Patroli Utama
-
Aksi Nyata PDIP untuk Korban Gempa NTT, Kapal RS Laksamana Malahayati Dikirim Bantu Tim Medis
-
Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun
-
Dishub Kota Bogor Jaring Puluhan Angkot di Jalan Kapten Muslihat
-
Bahaya, Skor RI Jauh dari Ambang untuk Lolos “Middle Income Trap”
-
BPOM Dorong Pergeseran Paradigma Kesehatan pada Pencegahan Penyakit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.