Ada Efisiensi Anggaran, Pemberantasan Narkoba Jalan Terus
Jumat, 14 Feb 2025, 10:46 WIBBATAM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Marthinus Hukom mengatakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah tidak akan mengganggu pihaknya upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
âPerlu dicatat, untuk BNN, efisiensi anggaran tidak dilakukan. Karena Presiden punya cita-cita Astacita ketujuh dan program prioritas keenamini menjadi salah satu strategi presiden untuk penguatan anggaran,â kata Marthinus di Batam, Kepri, Kamis (13/2).
Mantan Kepala Detasemen Khusus (Kandensus) Anti Teror 88 Polri itu menyebut, efisiensi anggaran sebagai bentuk kebijakan presiden yang memastikan anggaran yang kurang sesuai dengan pembangunan dialokasikan atau dialihkan kepada proyek-proyek lainnya.
â(Efisiensi anggaran) ini logis saja, karena semua pembangunan,â ujarnya.
Menurut dia, BNN masih tetap bisa bergerak di tengah efisiensi anggaran, walaupun kondisi tersebut membuat pihaknya membuat skala prioritas.
âSaat ini kami harus memprioritaskan yang mana program yang harus didahulukan, diprioritaskan,â katanya.
Perwira tinggi Polri itu menekankan BNN dalam bertugas melaksanakan program yang memiliki dampak luas. Bukan pekerjaan yang kualitatif, tetapi bekerja secara kualitas.
âSatu kegiatan bisa menyelesaikan problem semuanya,â katanya.
Dia mencontohkan, kalau selama ini sering menangkap bandar narkoba skala kecil. Saat ini BNN fokus menyasar bandar narkoba skala besar.
âKami tangkapi semua, hari ini sedang berlanjut (penangkapan), percayakan sama BNN, Polri, kami bekerja keras untuk mewujudkan Astacita Presiden,â kata Marthinus.
Sebelumnya diberitakan, BNN terkena efisiensi anggaran sebesar Rp998 miliar dalam restrukturisasi anggaran tahun 2025, sebagaimana tindak lanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBD dan APBD Tahun Anggaran 2025.
- Badan Narkotika Nasional (BNN)
- pemberantasan narkoba
- Efisiensi Anggaran
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KKP & BP Batam Sinergi! Urus Sertifikat Ekspor Ikan di Batam Cuma 10 Menit
-
Rangkaian Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 Ditutup di Candi Prambanan
-
Mancini Kembali Latih Timnas Italia, Ranieri Ditunjuk sebagai Direktur Teknik FIGC
-
LNG Abadi Masela Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Energi di Indonesia Timur
-
Defisit APBN Tembus Rp196,5 Triliun, Purbaya Ungkap Kondisi Fiskal Semester I
-
Gempa 5,0 Magnitudo Landa Sukabumi, BPBD Garut Pantau Wilayah Pantai Selatan
-
Tindak Tegas Pelaku Karhutla.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.