- Home
-
- Megapolitan
-
- Jaktim Siagakan Petugas da...
Jaktim Siagakan Petugas dan Keruk Lumpur Antisipasi Banjir
Senin, 03 Feb 2025, 17:56 WIBJAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) menyiapkan strategi untuk mengantisipasi banjir selama musim hujan dengan menyiagakan petugas piket hingga melaksanakan pengerukan lumpur secara rutin terhadap infrastruktur sumber daya air seperti kali, embung, dan waduk.
"Upaya yang kami lakukan pastinya piket siaga penuh. Kemudian melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pengerukan kali, waduk, hingga embung," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainah di Jakarta, Senin.
Iin menyebut petugas piket yang berjaga nantinya rutin mengecek sarana dan prasarana pengendalian banjir seperti pompa, pintu air, maupun sarana pendukung lainnya.
Sedangkan pengerukan lumpur di kali, embung atau waduk bertujuan agar lebih optimal menampung debit air sehingga tidak melimpah ke pemukiman warga.
"Terbukti dari hujan yang cukup panjang, volumenya cukup deras pada kemarin ya, beberapa hari kemarin pada saat Imlek kita memang ada genangan, tetapi cepat surut. Ketinggian genangan juga bervariasi, ada beberapa tempat yang sampai 30-40 cm, tetapi relatif kemudian berangsur surut ketika hujan sudah berhenti," jelas Iin.
Selain itu, Iin mengingatkan warga yang berada di kawasan bantaran kali Ciliwung untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat.
"Jakarta Timur memiliki potensi datang banjir kiriman. Ini menjadi potensi awal kami untuk memitigasi, dimana kondisi warga atau pemukiman yang berada di pinggir sisi kali seperti area kelurahan dari Bidara Cina, Cawang, kemudian di Kebon Pala, di kelurahan Kampung Melayu," ucap Iin.
Genangan atau banjir masih akan berpotensi terjadi pada kawasan pemukiman yang ada di bantaran Kali Ciliwung jika debit air di Bendung Katulampa tinggi akibat hujan deras di wilayah Puncak dan Bogor.
"Jakarta Timur memiliki potensi terjadinya rawan banjir atau genangan. Terutama untuk banjir kiriman dari Bogor yang melalui Kali Ciliwung," kata Iin.
Adapun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus bersiaga memantau cuaca di Jakarta sembari menyiapkan berbagai hal guna mengatasi kemungkinan kembali terjadinya cuaca ekstrem.
"Kami akan terus melakukan pencermatan terhadap cuaca hari-hari mendatang di DKI Jakarta dan untuk menyiapsiagakan seluruh hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi cuaca ekstrem," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi di Jakarta, Kamis (30/1).
Teguh merujuk prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan Jakarta saat ini kemungkinan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Global Hadapi Higher for Longer, Destry Ingatkan BI: Moneter Saja Tak Cukup
-
Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu Punya Dana Cukup Bayar Utang Kereta Cepat
-
Bank of England: Awas Krisis Ekonomi Global Akibat Kecanggihan AI
-
Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangarango Diperpanjang, TNGGP Imbau Pendaki "Refund" Tiket Lewat WhatsApp
-
Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
-
DPR Dorong Percepatan Rekonstruksi Desa Adat Sade
-
Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.670.000/Gram, Naik Rp31.000
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.