Khofifah Bangga Reog Ponorogo Diakui UNESCO
Kamis, 05 Des 2024, 10:26 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa bersyukur dan bangga kesenian Reog Ponorogo resmi masuk dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO dalam kategori In Need of Urgent Safeguarding.Â
Penetapan ini berlangsung pada Sidang "Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda" Sesi ke-19 di Asunción, Paraguay, pada tanggal 3 Desember 2024
"Alhamdulillah penetapan ini menjadi bukti bahwa Reog Ponorogo merupakan kesenian asli dari Indonesia, asli dari Ponorogo, Jatim, yang kaya akan filosofi, tradisi, dan sejarah. Karena sejatinya bila kesenian reog ini dimainkan di manapun, di luar negeri pun, namanya akan tetap Reog Ponorogo,â kata Khofifah di Surabaya, Kamis (5/12).
Khofifah mengatakan penetapan status ini sekaligus menjadi pengakuan dan perlindungan internasional bahwa Reog Ponorogo ini berasal dari Indonesia, sehingga tidak ada negara lain yang berhak mengklaim atau mengakui kesenian ini berasal dari negaranya.
âPenetapan ini merupakan hasil dari upaya panjang masyarakat, seniman, dan pemerintah dalam melestarikan dan mempromosikan seni ini di tingkat global. Karena sebelumnya, Reog Ponorogo telah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Mendikbud RI pada tahun 2013,â katanya.
Setelah penetapan ini, kata dia, maka langkah berikutnya adalah memastikan regenerasi seniman Reog Ponorogo dan menjaga keaslian tradisi ini agar tetap relevan dan dikenal luas di tingkat global, termasuk menjaga keinginan dan eksistensi Reog Ponorogo, terutama di kalangan generasi muda.
Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana menjaga regenerasi Reog Ponorogo ke depannya. Bagaimana kita mengenalkan reog ini kepada generasi muda. Baik melalui sekolah, sanggar seni, maupun komunitas-komunitas budaya lebih luas lagi. Saat ini regenerasi telah berjalan sangat baik, sanggar sanggar juga banyak yang berdiri sehingga keinginannya harus dijaga dan ditingkatkan,â katanya.
Termasuk bagaimana terus mempromosikan Reog Ponorogo ke tingkat global. Dengan dukungan promosi yang terintegrasi dan pengelolaan yang baik, maka akan memberikan dampak luar biasa bagi pariwisata Jatim.
âSehingga hal ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,â kata Khofifah.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur Banten Perpanjang PJJ hingga Jumat 11 September Imbas Erupsi Anak Krakatau.
-
Kebakaran Gunung Semeru Akhirnya Padam, Area Terdampak Capai 3.000 Hektare
-
Menhan Filipina Kecam Tindak Intimidasi Tiongkok
-
Tak Semua Wilayah Cuaca Cerah! BMKG Ungkap Sejumlah Kota yang Berpotensi Hujan Kamis Ini
-
Inflasi Pangan Mengintai, CORE Desak Perkuat Manajemen Stok
-
Bahas Kerja Sama dan Perdamaian, Gubernur Khofifah Sambut Kunjungan Tiga Tokoh Palestina
-
Marinir TNI AL Tampilkan Peluncur Roket MLRS Vampire pada ajang SGS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.